Dari Pelita Menuju Cahaya Mandiri: Wujud Nyata Komitmen PLN Wujudkan Energi Berkeadilan di Pulau Sumba

Bagikan Artikel ini

Waingapu, NTTOnlinenow.com – Dalam semangat Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN (Persero) menegaskan kembali komitmennya untuk menghadirkan energi berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. Komitmen ini diwujudkan melalui program bantuan sambungan listrik gratis kepada 300 keluarga pra-sejahtera yang tersebar di Pulau Sumba.

Penyerahan bantuan ini secara simbolis dilaksanakan pada 27 Oktober 2024 di Desa Mauliru, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur. Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumba Timur, Harun Rodis Maramba Djawa, S.Pt, Manager PLN UP3 Sumba, jajaran PLN, serta perangkat desa setempat. Program ini merupakan wujud syukur, semangat berbagi terang, dan kepedulian PLN terhadap masyarakat yang belum memiliki akses listrik mandiri.

Total 300 sambungan listrik gratis ini didistribusikan di tiga wilayah kerja PLN: 105 pelanggan di ULP Sumba Timur, 75 pelanggan di ULP Sumba Jaya, dan 120 pelanggan di ULP Sumba Barat. Melalui inisiatif ini, PLN berupaya memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati manfaat listrik secara aman, layak, dan berkelanjutan.

Suryanti Djami, salah satu penerima bantuan dari Desa Mauliru, yang berprofesi sebagai penjual BBM eceran, tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. “Sebelumnya kami hanya mengandalkan pelita dan menyambung dari rumah mertua. Sekarang, rumah kami sudah terang sendiri. Saya bisa bekerja lebih nyaman dan anak-anak bisa belajar dengan baik di malam hari,” ungkapnya penuh haru.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumba Timur, Harun Rodis Maramba Djawa, S.Pt, memberikan apresiasi yang tinggi. “Listrik lebih dari sekadar penerangan; ini adalah pintu menuju kehidupan yang lebih baik. Kehadiran listrik membawa harapan baru bagi masyarakat untuk berkembang dan menjadi mandiri,” ujarnya.

Ronald Tilmans, Manager PLN UP3 Sumba, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian integral dari komitmen PLN untuk memperluas akses energi ke pelosok Sumba. “Di momentum Hari Listrik Nasional ke-80, kami ingin terus memberi makna dengan menghadirkan terang hingga ke setiap rumah, menyalakan semangat, dan harapan bagi masyarakat Sumba,” tuturnya.

F. Eko Sulistyono, General Manager PLN UIW NTT, menegaskan bahwa program ini adalah manifestasi nyata dari semangat PLN untuk pemerataan energi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). “Kami bertekad memastikan tidak ada lagi masyarakat Indonesia yang tertinggal dalam menikmati listrik. Dari pelita menuju cahaya, PLN hadir untuk menyalakan kehidupan dan harapan di seluruh penjuru negeri,” tegasnya.

Melalui program ini, PLN berharap sambungan listrik gratis ini akan meningkatkan produktivitas, kesejahteraan, dan kualitas hidup keluarga penerima manfaat. Semangat “Berbagi Terang” ini menjadi penanda perjalanan PLN untuk terus melistriki negeri, menyatukan energi, dan menghadirka
n harapan bagi seluruh masyarakat Indonesia.***