Sosok Cawagub NTT Emi Nomleni di Mata Parpol Pengusung

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Calon Wakil Gubernur NTT, Emiliana Julia Nomleni yang berpasangan dengan Calon Gubernur Marianus Sae merupakan satu-satunya figur perempuan dari delapan kontestan pada Pemilu Gubernur NTT 2018.

Paket Marhaen (Marianus-Emi) diusung oleh koalisi dua partai politik (Parpol) yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang memiliki 10 kursi dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 5 kursi.

Sosok Emiliana Julia Nomleni yang biasa disapa Emi Nomleni di mata parpol pengusung merupakan sosok perempuan sederhana namun tangguh dan luar biasa. Setidaknya, hal ini diakui Ketua Tim Pemenangan Koalisi PDIP-PKB, Viktor Mado Waton yang juga adalah politisi partai berlambang banteng ini.

Selain itu, Emi Nomleni dinilai sarat pengalaman dalam dunia politik karena pernah menjadi anggota DPRD NTT dua periode, dan juga sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), serta dipercayakan oleh gubernur NTT untuk memimpin Kawasan Industri Bolok hingga saat ini. Karena itu Emi Nomleni dinilai pantas menjadi pemimpin NTT lima tahun ke depan.

“Ternyata seorang Emi Nomleni bukanlah perempuan biasa tapi perempuan sangat luar biasa,” kata Viktor Mado Waton dalam orasi poltiknya pada kampanye terbatas di Jalan Bajawa Kota Kupang, Senin (19/3/2018).

Menurut Viktor, walau saat ini Marianus Sae belum bisa hadir untuk berkampanye karena tersangkut persoalan hukum di KPK, tetapi tak menyurutkan semangat Emi Nomleni untuk terus berjuang, bahkan sanggup berkampanye keliling NTT menembus medan yang berat baik melalui laut maupun menyusuri jalan darat di daerah berbasis kepulauan itu.

“Emi Nomleni bukan perempuan biasa karena dia sanggup keliling seluruh pelosok NTT melalui jalan darat. Kalau Pilgub dua minggu lagi, saya yakin pasangan Marianus –Emi akan keluar sebagai pemenang,” ujarnya.

Senada disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB NTT, Yucun Lepa yang menilai Emi Nomleni sebagai sosok perempuan yang tegar, kokoh dalam pendirian, dan tangguh serta sosok yang mampu menjadi inspirasi bagi seluruh kaum perempuan di NTT.

“Ibu Emi Nomleni adalah perempuan yang tegar dan tangguh, karena sampai dengan saat ini dia sudah mengelilingi 120 titik kampanye di seantero NTT, bahkan hari ini hadir di hadapan kita semua,” katanya.

Sementara itu, Calon Wakil Gubernur NTT, Emi Nomleni dalam orasi politiknya mengatakan, perbedaan pilihan maupun perbedaan antara pasangan calon yang satu dengan lainnya merupakan hal yang wajar dan hal itu bukan berarti untuk saling menjatuhkan.

Menurutnya, jika ada yang mengatakan bahwa perempuan tidak mampu menjadi pemimpin maka hal tersebut menunjukkan bahwa orang yang mengatakan hal itu belum iklas untuk mensejajarkan perempuan dengan laki-laki menjadi pemimpin di NTT.

“Perempuan NTT juga mampu menjadi pemimpin. Ketika kesempatan itu ada tapi masih ada yang mengatakan perempuan NTT itu lemah berarti dia tidak iklas membiarkan perempuan NTT menjadi pemimpin. Kami tidak ingin mengambil alih peran laki-laki tapi kami ingin bersama laki-laki untuk memajukan NTT lebih baik kedepan,” kata Emi.

Pada kesempatan itu, Emi menegaskan apapun yang akan terjadi dengan Marianus Sae pasangannya dalam Pilgub kali ini, dirinya tidak akan meninggalkannya. Sebab menjadi seorang pemimpin tidak cukup hanya pintar dan kuat saja tetapi juga harus punya hati.

“Apa pun yang terjadi pada Pak Marianus tidak akan merubah cara pandang saya terhadap beliau. Karena bagi saya adalah komitmen bahwa dia adalah pasangan saya. Karena itu, saya berharap paket ini bisa menembus perbedaan dan sekat-sekat primordial,” tegasnya.