Mutasi 90 Pejabat Eselon III dan IV, Wabup Belu : Langkah Strategis Perkuat Birokrasi

Bagikan Artikel ini

Laporan Yan Manek
Atambua,NTTOnlinenow.com-Pemerintah Kabupaten Belu melaksanakan pelantikan dan rotasi jabatan bagi pejabat struktural Eselon III dan IV bertempat di Aula Gedung Betelalenok Atambua wilayah perbatasan RI-RDTL, Jumat (24/4/2026).

Pelantikan sebanyak 90 pejabat terdiri dari 53 pejebat eselon III dan 37 eselon IV oleh Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves sesuai Keputusan Bupati Belu Nomor: 74/800.1.3.3/BKPSDMD/KEP/IV/2026 yang ditetapkan pada 23 April 2026.

​Dalam pelantikan, pergeseran posisi menyasar berbagai tingkatan jabatan, mulai dari posisi Sekretaris Dinas, Kepala Bidang (Kabid), hingga tingkat Kepala Seksi (Kasi) di tingkat Kecamatan dan Kelurahan.

​Adapun pergeseran jabatan, Maria Erni Ganggas sebelumnya menjabat Kabid Hubungan Industrial pada Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, kini tempati posisi Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Belu.

​Posisi Camat Kota Atambua dijabat Markus Robinson Mau Koy, sebelumnya Analis Kebijakan Ahli Muda pada BP4D.

Jabatan Sekretaris di beberapa instansi krusial juga mengalami pergantian, yakni : Marselinus Koli jabat Sekretaris Inspektorat Belu.
drh. Theodora Bone jabat Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Belu.

Stefanus B. M. Taek dipromosikan menjadi Sekretaris BP4D Belu.
Omfinus Kote jabat Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Imelda Prima De Janti Bria, jabati posisi Sekretaris Kecamatan Raihat.

Di jajaran eselon III, mutasi juga menyasar pos-pos pelayanan publik dan teknis. Mathias Protasius Taek jabat Kabid Pemberdayaan Sosial & Penanganan Fakir Miskin. Yoseph G. Taolin jabat Kabid Rehabilitasi Sosial pada Dinas PMD.

​Sektor infrastruktur dan keamanan juga mendapat porsi penyegaran dengan ditunjuknya Agustinus Aster Klau sebagai Kabid Pengelolaan Perbatasan Daerah. Dominikus Mali menjabat Kabid Perhubungan pada Dinas Lingkungan Hidup.

Sementara itu, beberapa pejabat eselon IV yang dilantik, Francisco Da Silva jabat Kasubag Protokol pada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda. Zakaria Adityo Prabowo tempati posisi Kasi Kesejahteraan Sosial pada Kecamatan Nanaet Duabesi.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves menegaskan bahwa mutasi jabatan bukanlah sekadar rutinitas, melainkan kebutuhan organisasi untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel.

​“Pelantikan hari ini adalah bagian dari penyegaran organisasi ASN. Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas birokrasi dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Belu yang berkualitas, mandiri, harmonis, demokratis, dan berbudaya,” ujar dia.

​Kepada para pejabat yang baru dilantik, Wakil Bupati menitipkan tiga pesan kunci sebagai pedoman dalam menjalankan tugas baru yakni ; prioritas Pelayanan Publik, pejabat diminta menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau golongan.

​Integritas dan Moralitas, menjaga marwah jabatan dengan bekerja jujur dan berdedikasi tinggi dan Harmonisasi Sosial, memastikan setiap kebijakan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan kerukunan di tengah masyarakat.

​Vicente berharap, saudara-saudari yang dilantik tetap berkomitmen dan berintegritas. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, jaga keharmonisan sosial, dan junjung tinggi nilai demokrasi dalam menjalankan tugas.

Lanjut dia, meputusan Bupati ini diharapkan mampu mengakselerasi program kerja pemerintah daerah di sisa tahun anggaran 2026 dan meningkatkan performa pelayanan publik di wilayah perbatasan RI-RDTL.

“Para pejabat yang baru dilantik diharapkan segera melakukan serah terima jabatan dan beradaptasi di lingkungan kerja yang baru demi kelancaran roda pemerintahan di wilayah Belu,” akhir Vicente.