Rencana Psikotest Teko Sat Pol PP Belu Menuai Protes Dari DPRD Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu yang akan melakukan psikotes terhadap tenaga kontrak (teko) anggota Satuan Polisi Pamong Praja Belu menuai protes dari Anggota DPRD Belu.

Selain Marthin Naibuti yang tidak setuju dengan kebijakan itu, Anggota DPRD Belu Rudy Bouk juga merasa keberatan dengan kebijakan Bupati Belu terkait psikotes bagi para teko di Satuan tersebut.

Rudy kepada media, Selasa (27/2/2018) mengatakan, kebijakan psikotes itu dinilai tidak sesuai dan terkesan ada muatan kepentingan. Sebab psikotes dilakukan bagi para teko Sat Pol PP yang sudah bekerja bertahun-tahun.

Lanjut dia, dirinya merasa khawatir kebijakan yang diambil Bupati Belu tersebut sebagai upaya menggantikan para teko anggota Sat Pol PP yang telah bekerja selama ini, kemudian diganti oleh orang-orang lain yang memiliki kedekatan.

Politisi PAN itu menuturkan, kalau memang dilakukan psikotes ada teko yang tidak memenuhi kriteria jangan dirumahkan, tapi kalau dipindahkan ke instansi lain. Sehingga mereka tetap bekerja seperti biasanya.

“Saya khawatir ada muatan kepentingan di balik psikotes. Karena kalau tidak lolos psikotes pasti diganti oleh orang lain,” ucap dia.

Menurut dia, dirinya setuju apabila psikotes dilakukan sejak perekrutan awal teko, bukan setelah bekerja lama baru melakukan psikotesnya. “Biasanya psikotes itu awal perekrutan, sehingga tidak lulus maka tidak diterima, bukan dilakukan setelah bekerja,” ujar Rudy.

Dia juga mempertanyakan anggaran apabila dilakukan psikotes bagi teko amggota Sat Pol PP. Pasalnya, secara anggaran tidak pernah dialokasikan dana untuk kegiatan psikotes tersebut.

Rudy juga menyayangkan anggaran yang digelontorkan DPRD Belu sebelumnya untuk kegiatan bimtek dan pelatihan bagi anggota Sat Pol PP selama ini. Harusnya dana itu dimanfaatkan sesuai kebutuhan bagi anggota, tapi kalau rencana mau psikotes berarti anggaran yang dialokasikan kali lalu menjadi sia-sia.