Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Resmikan TUK Astra Honda di SMK Islam 1 Blitar
Blitar, NTTOnlinenow.com – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur & NTT, bersama PT Astra Honda Motor (AHM) meresmikan Tempat Uji Kompetensi (TUK) Astra Honda di SMK Islam 1 Blitar. Peresmian ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat pendidikan vokasi berstandar industri sekaligus meningkatkan kualitas kompetensi siswa dan guru di bidang Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda.
Acara peresmian dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Blitar, Dr. Indiyah Nurhayati, M.Pd, General Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor, Ahmad Muhibbuddin, Technical Service Division Head MPM Honda Jatim, M. Bondan Priyoadi, serta Kepala SMK Islam 1 Blitar, Drs. Gigih Widiyanto, M.Pd.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan sertifikat sebagai SMK TUK (Tempat Uji Kompetensi) dan serah terima simbolis 1 unit sepeda motor untuk fasilitas TUK Astra Honda. Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan serah terima simbolis 1 unit sepeda motor sebagai apresiasi atas prestasi Juara 1 Nasional Festival Vokasi Satu Hati (FeVoSH) yang berhasil diraih oleh SMK Islam 1 Blitar.
Peresmian TUK ini menambah jumlah Tempat Uji Kompetensi Astra Honda binaan MPM Honda Jatim menjadi 17 sekolah yang tersebar di wilayah Jawa Timur dan NTT. Kehadiran TUK diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan kompetensi siswa dan guru yang sesuai dengan kebutuhan industri otomotif saat ini.
TUK Astra Honda merupakan sekolah dengan kurikulum Teknik Sepeda Motor Honda berstandar A+. Sekolah yang berstatus TUK memiliki fasilitas praktik, laboratorium, unit sepeda motor, tools dan equipment, serta tenaga pengajar yang telah memenuhi standar kompetensi Astra Honda.
Saat ini, MPM Honda Jatim telah membina 100 SMK TSM Honda yang tersebar di wilayah Jawa Timur dan NTT. Dengan diresmikannya TUK Astra Honda di SMK Islam 1 Blitar, jumlah sekolah binaan yang telah berstatus Tempat Uji Kompetensi (TUK) Astra Honda kini mencapai 17 sekolah. Sekolah-sekolah tersebut meliputi SMK PGRI 2 Ponorogo, SMK Turen Kabupaten Malang, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Kabupaten Malang, SMK Muhammadiyah 2 Genteng Kabupaten Banyuwangi, SMKN 1 Baureno Bojonegoro, SMK Islam Krembung, SMKN 1 Mojokerto, SMK Al Huda Kediri, SMKN 1 Mejayan, SMKN 1 Bendo Magetan, SMK Negeri 12 Malang, SMKN 1 Geger Madiun, SMKN 1 Jatirejo, SMKN 2 Kraksaan Probolinggo, SMK Krian 2 Sidoarjo, SMKN 5 Surabaya, dan SMK Islam 1 Blitar. Keberadaan TUK ini menjadi bagian penting dalam memperkuat link and match antara dunia pendidikan dan industri, sekaligus memastikan lulusan SMK memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Technical Service Division Head MPM Honda Jatim, M. Bondan Priyoadi, menyampaikan bahwa keberadaan TUK merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Honda dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.
“Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, kami berharap keberadaan TUK Astra Honda di SMK Islam 1 Blitar dapat menjadi sarana peningkatan kompetensi siswa dan guru melalui pengalaman praktik berstandar industri, sehingga mampu mencetak SDM yang siap kerja, siap menghadapi perkembangan industri otomotif serta tuntutan kualitas layanan kepada konsumen yang terus berkembang,” ujar Bondan.
Sementara itu, Kepala SMK Islam 1 Blitar, Drs. Gigih Widiyanto, M.Pd, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan oleh Astra Honda Motor dan MPM Honda Jatim.
“Peresmian TUK Astra Honda ini menjadi pencapaian penting bagi sekolah kami. Dukungan fasilitas dan pembinaan yang diberikan semakin memperkuat komitmen kami dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang berkualitas. Kami berharap siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih baik serta memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ungkap Gigih.
*Uji kompetensi yang dilakukan di SMK binaan Astra Honda ini juga didukung oleh teknisi AHASS yang sudah memiliki kualifikasi minimal Technical Training Level 2 (TTL 2), sudah berpengalaman dan memiliki jam terbang yang tinggi di AHASS. Sehingga ketika menjadi asesor di Uji Kompetensi Keahlian tersebut dapat dipastikan kualitas hasil uji kompetensi ini memenuhi standar kualitas kerja yang diharapkan.*
Melalui program pembinaan SMK TSM Honda, MPM Honda Jatim bersama PT Astra Honda Motor secara konsisten mendukung penguatan pendidikan vokasi melalui penerapan kurikulum berbasis industri, pelatihan dan sertifikasi guru, praktik kerja industri, teaching factory (TEFA), serta penyediaan fasilitas laboratorium praktik berstandar industri. Upaya ini diharapkan dapat mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja.(*)

