Razia Narkoba, Aparat Gabungan Tes Urine Pengunjung Tempat Hiburan

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Direktorat Reserse Narkoba Polda NTT melakukan operasi razia narkotika dan barang-barang terlarang (Narkoba) menjelang tahun baru 2019 dengan menyisir sejumlah tempat hiburan malam yang ada di Kota Kupang.

Personel gabungan terdiri dari aparat Polda NTT meliputi Ditresnarkoba, Ditreskrimum, Bidokkes dan Bidpropam, juga melibatkan POM TNI tiga matra dan BNNP NTT, berlangsung pada Sabtu (29/2/2018) malam hingga Minggu dini hari.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, razia dilakukan pada tempat-tempat hiburan seperti diskotik, karaoke, kafe dan tempat yang dianggap rawan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang.

“Yang menjadi objek atau sasaran kegiatan razia yaitu Pengedar dan Pengguna narkoba, barang bukti narkotika, Ijin Penjualan Miras golongan A, B dan C, Ladies dibawah umur yang dipekerjakan di tempat hiburan malam, Ijin keramaian, Anggota TNI dan Polri yang berada di tempat hiburan malam tanpa memiliki surat perintah,” ungkapnya.

Jules menjelaskan, sebelum dilakukan razia, terlebih dahulu dilaksanakan apel untuk mengecek jumlah kekuatan personel yang dilibatkan yakni sebanyak 109 orang personel.

“Selanjutnya, personel dibagi menjadi dua tim yakni tim pertama sebanyak 55 orang yang dipimpin dan dikendalikan oleh Kabag Bin Ops Ditresnarkoba Polda NTT, AKBP Albert Neno dan tim dua berjumlah 54 org yg dipimpin dan dikendalikan oleh Kasubdit 1 Ditresnarkoba, AKBP Jack Seubelan,” jelasnya.

Test Urine Pengunjung Salah Satu Tempat Hiburan Malam Oleh Petugas Gabungan

Sebanyak 16 tempat hiburan malam dirazia petugas, dengan memeriksa barang bawaan pengunjung. Petugas juga melakukan tes urine di tempat terhadap pengunjung.

Kabag Bin Ops Ditresnarkoba Polda NTT, AKBP Albert Neno di sela-sela kegiatan razia mengatakan, kegiatan tersebut dimaksudkan agar wilayah ini tetap terjaga dan kondusif.

“Razia ini bertujuan agar tempat-tempat hiburan ini tidak disalahgunakan saat malam pergantian tahun. Sebab tempat hiburan kerap dijadikan lokasi untuk mengonsumsi minuman keras dan narkoba,” ungkap Albert.

Tempat hiburan yang menjadi sasaran razia antara lain Atmosfere, Love, Apache, Heo, Nav, Happy Puppy, Citra, Bolekale, Kingstone, Studio One, Maskaraoke, Botol Musik Sasando, X2, Venice, Royal, dan Base camp.

Dalam kegiatan razia tersebut telah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap semua lokasi / tempat hiburan malam yang menjadi sasaran razia di wilayah Kota Kupang.

“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya pengunjung maupun karyawan yang membawa narkotika. Dari hasil

pemeriksaan urin baik para pengunjung dan para ladies juga tidak ditemukan adanya kandungan narkotika,” tandasnya.