Bupati Manggarai, Meminta Mengalokasikan ADD Untuk Mengentaskan Kemiskinan
Laporan Marten Don
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Pemerintah kabupaten Manggarai meminta kepada seluruh desa di Manggarai agar terlibat dalam upaya pengentasan kemiskinan dengan mengalokasikan anggarannya. Salah satunya terkait penerangan atau listrik.
Hal itu disampaikan, Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus,SH,MH pada diskusi bersama dengan para Kepala Desa (Kades), Sekretaris Desa (Sekdes) dan Badan Perwakilan Desa (BPD) Se Kecamatan Satar Mese Utara, Sabtu 29 April 2017 saat Berkantor di desa Lia, Kecamatan Satar Mese Utara, kabupaten Manggarai, NTT.
“Saya minta kepada para kepala desa untuk menganggarkan secara proporsional untuk memasang instalasi gratis listrik kepada penduduk yang sangat miskin,” pungkas Deno.
Tentang caranya, nanti akan ada peraturan Bupatinya. Dan peraturan itu kini tengah disempurnakan, tandasnya.
Tentang listrik ini, lanjut Deno, sejak tahun 2016 lalu, pemerintah darah telah memberikan bantuan gratis sambungan instalasi listrik kepada rumah orang sangat miskin sebanyak 1000 rumah, ditambah bonus dari PLN sebanyak 100 rumah, sehingga totalnya menjadi 1100 rumah.
Program itu akan berlanjut terus karena ini dalam rangka pengentasan kemiskinan, ujarnya.
“Saya baru mengirim surat ke Gubernur karena urusan energi sekarang sudah menjadi urusan Gubernur tetapi belum dibalasnya. Saya minta agar khusus mengenai listrik karena bukan pemerintah yang urus tetapi PLN,” lanjutnya.
Alasan mengapa desa harus minta untuk terlibat, karena tahun depan ada kenaikan dana desa (DD).
Sekarang total DD Rp. 69 triliun, sedangkan tahun depan akan dinaikan menjadi Rp. 120 triliun.
Baca : Bupati Manggarai Kembali Berkantor di Desa
Apalagi berdasarkan laporan kepala dinas PMPD Manggarai, Sensi Gatas di Jakarta belum lama ini, bahwa seluruh aset-aset kabupaten yang ada didesa, seperti irigasi teknis misalnya, yang salama ini dikerjakan oleh kabupaten akan ditawarkan untuk diserahkan kepada desa.
“Kita sedang inventarisasi untuk kemudian nanti kita tawarkan ke desa. Kabupaten hanya akan mengurus yang nilainya hingga miliaran rupiah, seperti misalnya, jalan raya,” terangnya.
Menurutnya1 perencanaan PLN, tahun ini kabupaten Manggarai akan mendapat alokasi pemasangan jaringan tegangan menengah untuk 40 desa dari 152 desa di Manggarai.

