PLN Gelar Pesta Rakyat ‘Gebyar Desaku’ sebagai Kado Listrik Desa di TTS

Bagikan Artikel ini

SoE, NTTOnlinenow.com – Senyum bahagia merekah di wajah warga Desa Kiufatu, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan masyarakat dan pemerintah daerah dalam menyukseskan program Listrik Desa (Lisdes) dan Listrik Dusun (Lisdus), PT PLN (Persero) menggelar pesta rakyat bertajuk “Gebyar Desaku – Terang Bersama PLN”, pada Sabtu (09/05).

Acara yang merupakan hasil kolaborasi antara PLN dan Garuda TV ini menyuguhkan berbagai hiburan rakyat yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari alunan musik rakyat, lomba-lomba seru, festival jajanan lokal, hingga nonton bareng melalui layar tancap. Tak ketinggalan, kemeriahan semakin memuncak dengan adanya pembagian doorprize senilai jutaan rupiah bagi pengunjung yang beruntung.

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kupang, Nikolas Denis Andrian, dalam sambutannya menjelaskan bahwa NTT patut berbangga. Pasalnya, Kiufatu menjadi lokasi keempat di Indonesia setelah Palembang, Pontianak, dan Manado yang dipercaya menggelar kegiatan nasional ini.
“Kegiatan ini adalah bentuk rasa terima kasih kami kepada masyarakat dan pemerintah yang telah bahu-membahu mendukung pembangunan listrik desa. Kami berharap hadirnya listrik hingga ke pelosok bukan sekadar menjadi penerang, tetapi juga mesin penggerak ekonomi warga dan sarana pendukung anak-anak agar lebih giat belajar di malam hari,” ungkap Denis.

Senada dengan hal tersebut, Asisten 2 Setda TTS, Agnes L.S. Fobia, yang mewakili Bupati TTS, menyampaikan rasa bangganya karena wilayahnya dipilih menjadi tuan rumah perdana di NTT. Ia berharap kolaborasi ini terus berlanjut hingga seluruh pelosok TTS terang benderang.
“Kami sangat bangga acara sebesar ini diadakan di tempat kami. Kami berterima kasih karena PLN terus bekerja keras membantu pemerintah daerah membangun jaringan listrik hingga ke dusun-dusun terpencil,” tutur Agnes.

Kepala Desa Kiufatu, Margaritha A. Hilungara, tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Meski awalnya direncanakan di lokasi lain, faktor cuaca membawa berkah tersendiri bagi desanya.
“Kami sangat bangga desa kami dipercaya menjadi pusat kegiatan. Selain memberikan hiburan bagi warga, kami berharap desa-desa pemekaran lain di Kecamatan Kualin yang belum berlistrik dapat segera menyusul merasakan manfaat energi dari PLN,” harap Margaritha.

General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan komitmen PLN untuk terus mengejar target rasio elektrifikasi. Hingga akhir April 2026, melalui tiga Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) di Kupang, Flores, dan Sumba, PLN telah merampungkan pembangunan jaringan listrik di 102 titik yang tersebar di seluruh kabupaten di NTT.
“Ini adalah janji kami untuk memberikan pemerataan energi listrik bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali, hingga ke dusun yang paling dalam,” tegas Eko.

Malam di Desa Kiufatu kini tak lagi sama. Lewat kegiatan Gebyar Desaku, PLN tidak hanya membawa cahaya lampu, tetapi juga menyalakan harapan baru bagi masyarakat di pelosok Timor Tengah Selatan. Pesta rakyat ini menjadi simbol bahwa sinergi antara penyedia energi, pemerintah, dan warga adalah kunci utama menuju Indonesia yang lebih terang, maju, dan sejahtera dari pinggiran negeri.(*)