Proyek Fisik Kantor BPMPD, Diduga Sempat Ditanggulangi Pejabat Polres TTU
Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Mandeknya pengerjaan proyek pembangunan gedung kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Desa (BPMPD) Kabupaten TTU, diduga sempat diambil alih salah satu oknum pejabat Polres TTU. Terdahulu proyek yang diketahui dimenangkan CV Tri Sampoerna dengan Direkturnya adalah anak seorang pejabat Polres TTU, ternyata lebih aktif penyelesaian pekerjaannya oleh sang pejabat.
Sesuai informasi dari sejumlah pekerja, oknum pejabat polres TTU Kabag Ops Kompol JS sering mendatangi lokasi proyek dengan mengendarai mobil patroli guna memantau pekerjaan fisik kantor BPMPD. Pengakuan mereka, selama pekerjaan fisik berlangsung terkait pengadaan material dengan menggunakan mobil dinas dan pembayaran mingguan upah kerja ditangani langsung oleh Kompol JS.
“Pak polisi memang rajin datang ke lokasi, selama kami kerja beliau aktif urus material, dia pernah muat semen dalam jumlah banyak pakai oto polisi yang double cabin itu. Bahkan pembayaran mingguan upah kerja kami dia yang bayar”, aku seorang pekerja yang ditemui Kamis siang (05/01/2017).
Jauh hari sebelumnya, saat belum ada pengakuan tersebut, wartawan media ini sempat memantau ke lokasi proyek namun tidak mendapat sambutan baik dari anak pejabat polisi.
Mengetahui informasi tersebut Kabag Ops Kompol JS yang belum sempat dikonfirmasi, langsung menelpon wartawan media ini dan menyampaikan tidak ada aturan yang melarang seorang bapak mengunjungi anaknya. Ketika ditanya soal pengadaan material dengan menggunakan mobil dinas, Kompol JS berang dan membantah semua tuduhan atas dirinya.
“Tidak ada aturan yang melarang seorang bapak bertemu anaknya”. Saya polisi, tidak bisa kerja proyek”. “Yang lihat saya muat semen pakai mobil dinas itu mungkin orang gila, saya bisa proses dia kalau dia itu orang waras karena menyangkut nama baik saya. Kalau dia rasa saya ada muat semen pakai mobil patroli kenapa dia tidak foto dan suruh orang muat di koran saja”. “Anak saya kan punya truk dan mobil pick up, kenapa harus pakai bapaknya punya mobil dinas, yang benar saja ya”.
“Sekali lagi saya katakan, saya polisi dan tidak punya hak untuk kerja proyek. Kalau kontrol seluruh proyek uang dikerjakan oleh kontraktor itu memang sudah tugas saya”. “Dan anak saya udah dewas, dia warga negara Indonesia dan dia berhak mengerjakan proyek di seluruh Indonesia sepanjang mengikuti proses yang benar”, demikian bantahan Kabag Ops Polres TTU Kompol JS secara beruntun via SMS yang dikirim ke telpon seluler wartawan media ini.
Selain proyek fisik kantor BPMPD, pejabat polisi ini juga dikabarkan mendapat jatah proyek pembangunan jalan masuk menuju Benkoko desa Letmafo di kecamatan Insana Tengah, yang dikerjakan anaknya Brian M.B Simon. Namun itupun dibantah Kompol JS, bahwa secara aturan polisi tidak boleh kerja proyek.
PPK Januarius T Salem yang pernah dikonfirmasi beberapa waktu lalu, mengaku tidak tahu menahu bahwa Brian M. B Simon adalah anak dari pejabat polisi Kompol JS. Menurut Salem, CV Tri Sampoerna memenangkan tender karena secara administrasi sudah memenuhi syarat.
“Dalam pelelangan tidak ada jatah – jatahan, kebetulan memang penawaran CV Tri Sampoerna itu terendah dan secara administrasi dia memenuhi syarat untuk menang. Kalau ada informasi soal sogokkan dari kabag Ops atau apa saya tidak tahu, tapi yang jelasnya sejak awal kami tidak tahu Direktur CV Tri Sampoerna itu anaknya Kabag Ops”, jelas Salem.
Salem juga mengakui CV Tri Samporna mendapat dua jatah proyek, selain pengerjaan fisik gedung kantor BPMPD juga jalan masuk Benkoko. Dan menurut Salem, secara kemampuan jika penanganan paket bisa diatasi, maka tidak masalah pula dalam setahun dia mendapat lebih dari satu proyek.
“Tidak ada persoalan, jika kemampuan keuangannya baik. Karena disitukan ada juga hitung – hitungan kemampuan penanganan paket. Sehingga jika mendapat lebih dari dua proyek tidak masalah selama kemampuan penanganan paketnya sudah memenuhi persyaratan”, lanjut Salem.
Berita sebelumnya : Masa Kontrak Berakhir, Proyek Belum Rampung Dikerjakan Anak Pejabat Polres TTU

