Medah Dilantik Kali Ketiga Sebagai Ketua DPD I Golkar NTT

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Ibrahim Agustinus Medah, bersama 177 pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) resmi dilantik oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Setya Novanto untuk masa kepengurusan 2016-2021.
Acara pelantikan itu berlangsung di rumah Kampung Nelayan, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Rabu (02/11/2016). Dengan dilantiknya I.A Medah sebagai Ketua DPD I NTT, Partai Golkar, maka pelantikan ini merupakan kali ketiga Bagi I.A. Medah dalam memimpin Partai Golkar NTT, untuk kali ketiga secara berturut-turut selama tiga periode.

Kegiatan Pelantikan Pengurus DPD I, Golkar NTT, Dihadiri Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, Ketua DPW PKB, NTT, Yucun Lepa, Ketua DPD Hanura, Jimmy Sianto, Walikota Kupang, yang Juga Ketua DPD II Golkar Kota Kupang, Jonas Salean, Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno, bersama sejumlah undangan lainnya. Nampak hadir juga Istri dari Ketua DPP Golkar, Ny.Destya Novanto dan sejumlah pengurus teras DPP Golkar.

Usai pelantikannya sebagai Ketua DPD I NTT, I.A. Medah dalam sambutannya mengaku bahwa pelantikan kali ini merupakan kali ketiga dirinya dilantik menjadi Ketua DPD, sehingga dimasa kepemimpinanya yang ketiga kali ini, dirinya bertekad untuk membuat perubahan bagi NTT, yang saat ini tengah menghadapi beberapa persoalan krusial seperti masalah trafficking dan rawan pangan.

Baca: Perda Perubahan APBD Pemprov NTT 2016 Ditetapkan

Khusus untuk masalah rawan pangan, Kata Medah, partai Golkar telah menyiapkan jutaan anakan Ubi ungu yang sebagian besarnya telah didistribusi bagi masyarakat di seluruh NTT. Sedangkan untuk masalah trafikcing, lanjut Medah, Partai Golkar lewat Fraksi Golkar di DPR RI, telah mengusulkan pembangunan kantor perijinan satu atap untuk pengiriman tenaga kerja melalui satu pintu, yang saat ini sudah disetujui dan tinggal menunggu realisasi pembangunannya. Pihak DPD I Golkar NTT, yang mempunyai satu Fraksi dalam DPRD NTT, akan mengawal kegiatan dari badan perijinan pengiriman TKI, sehingga pengiriman TKI lebih terarah dan terlatih.

“Sudah cukup banyak orang NTT yang menjadi korban kekerasan di luar negeri, sehingga Golkar perlu berbuat sesuatu untuk meminimalisir angka perdagangan orang di NTT,” Ujarnya.

Selain itu, Kata Medah, DPD II dimasa kepemimpinnya kedepan, punya beberapa target politik, seperti menang dalam pemilihan kepala daerah serentak ditiga Kabupaten/kota, Pilgub NTT, dan Pileg 2019.