Satreskrim Polres Belu Masih Tunggu Hasil Autopsi Kematian Kalak BPBD
Laporan Yansen
Atambua,NTTOnlinenow.com-Satreskrim Polres Belu masih menyelidiki kasus kematian Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belu, Fransiskus Asten.
Kasat Reskrim Polres Belu, IPTU Rio Panggabean dikonfirmasi media menyampaikan bahwa, pihaknya belum memegang hasil autopsi jenazah korban dari tim Dokkes Polda NTT.
“Kami belum pegang kaka,” ujar dia singkat, Minggu (30/11/2025).
Saat ditanyai berapa orang saksi yang telah dimintai keterangan, Rio mengaku bahwa, sejauh ini penyidik Satreskrim telah memeriksa sebanyak 4 orang. “Sampai dengan hari ini sudah 4 orang saksi,” sebut dia.
Selanjutnya jelas Rio, untuk hasil autopsi setelah diperoleh akan disampaikan terlebih dahulu ke keluarga korban.
“Hasil autopsi akan diinfokan pertama ke keluarga korban lewat SP2HP,” ujar dia.
Untuk diketahui, Kalak BPBD Kabupaten Belu, Fransiskus Asten, dilaporkan hilang sejak Jumat malam (7/11/2025). Sesuai laporan Polisi, yang bersangkutan mengenakan sweater biru dan celana pendek jeans keluar dari rumah sekitar pukul 18.55 Wita dan tidak kembali ke rumahnya.
Pencarian terhadap Kalak BPBD ini dilakukan oleh tim BPBD bersama dan keluarga sejak Sabtu (8/11/2025) malam, setelah laporan kehilangan dibuat ke Polres Belu dengan Nomor LP/B/17/XI/2025/SPKT/Polres Belu/Polda NTT.
Korban baru ditemukan pada hati Minggu tanggal 9 September sekitar pukul 10.00 Wita di Kilometer 8, jalur menuju Atapupu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL.

