Dugaan Lalai, WNA Bangladesh Kabur dari Ruang Detensi Imigrasi Atambua

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen
Atambua,NTTOnlinenow.com-SeorangWarga Negara Asing (WNA) asal Bangladesh berinisial MD Alom (46) alias Alom dilaporkan melarikan diri dari ruang tahanan detensi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL.

Informasi yang dihimpun, Alom kelahiran Moulvibazar, Bangladesh 01 Januari 1979 yang memiliki nomor Paspor : BQ0920044 berlaku s/d 15/11/2022 diperkiraan kabur antara pukul 00.00 sampai dengan 06.00 Wita melalui terali ruang detensi Kantor, Senin (10/11/2025).

Diketahui, MD Alom alis Alom sebagai tahanan Kantor Imigrasi Atambua yang sedang menjalani proses pemeriksaan terkait pelanggaran Keimigrasian dimilikinya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Putu Agus Eka Putra yang dikonfirmasi media membenarkan bahwa, MD Alom alias Alom warga asal Negara Bangladesh melarikan diri dari ruang detensi Kantor Imigrasi.

“Posisi pukul 02.39 Wita dini hari tadi kabur dari ruang detensi Kantor,” terang dia.

Menurut Putra, pintu teralis terkunci dan teralisnya di gembok dengan menggunakan rantai. Sehingga bila dinaikkan rantai gemboknya, maka ada celah sedikit untuk keluar dan bisa melarikan diri.

“Pintu terkunci digembok rantai, yang bersangkutan kabur melewati selah-selah teralis yang tergembok,” sebut dia.

Ketika ditanyai soal rekaman CCTV Kantor, Putra menjelaskan telah terkonfirmasi dan memang ada video yang bersangkutan MD Alom kabur melalui selah-selah pintu teralis.

“Untuk release berita kami belum akan naikkan ke media karena masih dalam rangka pencarian. Perkenan rekan semua, kiranya untuk kronologis, narasi, begitu juga petugas kami hold dulu sambil menuggu arahan pimpinan di Kanwil,” ujar dia.

Terkait kejadian tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat Kepolisian serta instansi terkait untuk mempersempit ruang gerak pelaku yang tengah dalam pengejaran.

“Kiranya mohon bantuan rekan-rekan bila ada informasi terkait yang bersangkutan di sekitar Belu segera dilaporkan ke kami. Begitu juga bantuan dan kerjasama dari warga, apabila melihat orang dengan ciri-ciri seperti yang disebutkan, segera laporkan,” pinta Putra.