Polisi Amankan Para Pemuda Tawuran Antar Kampung

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Aparat Kepolisian Resort (Polres) Belu mengamankan para pemuda yang terlibat dalam aksi tawuran antar kampung di Raimaten yang terjadi pada Senin (15/10/2018) malam.

Demikian hal tersebut Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing kepada NTTOnlinenow.com, Rabu (17/10/2018).

Menurut dia, pasca kerusuhan Polisi langsung mengamankan beberapa pemuda yang terlibat dalam aksi saling menyerang hingga pengrusakan rumah warga.

“Yang diamankan semalam pasca kejadian 7 orang dan masih kita periksa guna pengembangan dan mereka sudah diamankan di Polres,” ujar Tobing.

Dikatakan, kejadian malam itu bermula dari adanya pengancaman dan yang diancam merasa terancam sehingga memanggil teman-temannya dan terjadi perkelahian.

Menurut Tobing, dalam kerusuhan pemuda antar kampung itu salah satu pemuda mengalami luka akibat bacokan benda tajam dan sedang menjalani perawatan di RSUD Atambua.

“Selain ada korban luka ada juga pengrusakan rumah milik warga di cabang Raimaten,” ujar dia.

Belum diketahui pasti apa pemicu kerusuhan antar pemuda dua kampung Raimaten dan Fohomea di Kelurahan Manumutin, Kecamatan Atambua Barat. Karena kasusnya masih dalam pengembangan pihak penyidik Polres Belu.

“Perkelahian masalahannya sih bukan apa-apa tapi lebih detail masalah remaja. Kita masih proses pemeriksan dan beberapa pemuda ada yang dibawah umur,” sebut Tobing.

Tambah dia, terkait ada beberapa pemuda yang masih dibawah usia, dihimbau kepada para orang tua untuk memberikan pengawasan yang ketat pada anak.

“Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi anak-anak penting. Warga percayakan pada Polisi untuk menangani kasusnya. Kita harapkan juga warga tetap menjaga situasi keamanan jelang Pemilu sehingga tetap kondusif,” pinta Tobing.