Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Banain B, Kejari TTU Segera Tetapkan Tersangka

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (TTU) akan segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi Dana Desa Banain B, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal tersebt disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari )TTU, Roberth Jimmy Lambila, S.H, M.H keoada sejumlah media Selasa (31/08).

Ia juga mengatakan tim penyidik sedang mempercepat pengungkapan kasusnya. Dan dalam kasus dugaan korupsi tersebut, sebanyak 12 orang saksi telah diperiksa dan 10 orang saksi lainnya sementara dalam proses pemeriksaan.

“Dalam waktu dekat, untuk kepastian hukumnya kami akan segera tetapkan tersangka”, kata Roberth.

Ditegaskannya, untuk dugaaan penetapan tersangka pihaknya sudah memgantongi cukup bukti yang menjelaskan dugaan penyelewengan pengelolaan Dana Desa Banain B termasuk dalam tindak pidana korupsi.

Diberitakan sebelumnya, Tim penyidik Kejaksaaan Negeri (Kejari) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menggeledah rumah mantan Kades Banain B, Yulius Kolo, Rabu (11/8/2021) siang. Dalam penggeledahan itu, tim jaksa berhasil membawa satu kardus berisi sejumlah dokumen. Jaksa juga mengamankan uang sebesar Rp133.784.000, buku tabungan pribadi atas nama Yulius Kolo dan Marianus Metan. Selain menggeledah dua unit rumah mantan Kades Banain B, tim jaksa juga menggeledah Kantor Desa Banain B, rumah mantan bendahara Desa Banain B, rumah Antonius Oki yang menjabat sebagai Ketua TPK Dana Desa Kepala Desa (Kades) Banain B.

Baca juga : Diduga Korupsi Dana Desa Rp785 Juta, Jaksa Geledah Rumah Mantan Kades Banain B 

Penggeledahan dipimpin Kasi Pidsus Andre Keya, didampingi Kasi Intel Benfrid Foeh, Kasi Datun Ari Iqbal Setio Nasution, Kasi Barang Bukti Rezza Faundra Afandi.

“Penggeledahan tersebut berdasarkan penetapan PN Tipikor no: 08/Pen.Pid.Sus-TPK/2021/PN Kpg tgl 09 Agust 2021 jo Sprint Geledah Kajari TTU No. Prin301/N.3.12/Fd.1/08/2021 tgl 09 Agust 2021,” jelas Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila, S.H, M.H.

Untuk diketahui, Yulius Kolo, mantan Kades Banain B, dilaporkan sejumlah tokoh masyarakat ke aparat Kejaksaan Negeri (Kejari) TTU, Selasa (27/04/2021) lalu.

Ia dilaporkan atas kasus dugaan korupsi dana desa untuk 4 tahun anggaran yakni, Tahun Anggaran (TA) 2017, 2018, 2019 dan 2020 dengan total kerugian negara diperkirakan mencapai Rp785.427.000,-.
“Kami serahkan laporan dugaan korupsi dana desa ke pihak Kejari TTU merupakan dokumen Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat Daerah Kabupaten TTU. Setelah pihak inspektorat resmi melakukan pemeriksaan terhadap Kades Yulius Kolo,’ jelas Beatus Kolo, salah satu tokoh masyarakat.

Foto : Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari ) TTU, Roberth Jimmy Lambila, S.H, M.H