Lagi, 328 WNA Asal Timor Leste Tanpa Dokumen Dideportasi

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Sebanyak 328 Warga Negara Asing (WNA) asal Timor Leste menyerahkan diri secara sukarela ke Kodim 1605/Belu, Kamis (19/8/2021) pagi.

Pantauan media di lapangan Hitam Makodim Belu, 328 warga Timor Leste terdiri dari 304 pria dan 24 wanita ini didata petugas Imigrasi dibantu TNI-Polri sebelum dideportasi.

Dari hasil pendataan, diketahui warga asal eks Propinsi ke-27 Timor-Timur ini masuk ke wilayah Indonesia secara illegal melalui jalur tikus sejak dua pekan terakhir.

Selesai didokumentasi, ke 328 warga Timor Leste langsung diangkut menuju ke PLBN Mota’ain menggunakan kendaraan TNI-Polri dan umum untuk selanjutnya dipulangkan ke negara asal.

Dandim Belu Letkol lnf Wiji Untoro menuturkan, ini hasil penggalanagan TNI, Polri dan lintas terkait. Kita lakukan pendekatan dengan pihak PSHT terkait warga Timor Leste yang melintas illegal ke wilayah Indonesia.

“Ada 328 warga Timor Leste yakni, 304 laki-laki dan 24 perempuan. Mereka sadar dan menyerahkan diri secara sukarela ke Kodim. Mereka tidak pesimis dan berani ke Kodim untuk serahkan diri,” jelas Wiji.

Dituturkan, kehadiran ratusan WNA Timor Leste ini bermula dengan adanya bulan Suro. Bagi PSHT bulan Suro adalah bulan yang baik bulan yang penuh berkah maka identik dengan pengesahan Warga baru PSHT.

“Nah di Timor Leste, PSHT tidak memiliki wadah resmi. Sehingga untuk menjadi warga PSHT, mereka akan masuk ke wilayah Indonesia,” kata Wiji.

Persoalan ini jelas dia, bukan baru terjadi tahun ini tetapi sudah dari tahun-tahun sebelumnya dan selalu dideportasi. Kita sudah sampaikan ke perwakilan Menteri Luar Negeri terkait masalah tahunan ini.

“Solusinya PSHT lakukan pengesahan di Timor Leste sehingga tidak terjadi masalah pelintasan warganya setiap tahun ke wilayah Indonesia,” terang Wiji.

Lanjut dia, saat ini sedang dilanda pandemi Covid-19, Pihak Timor Leste mengkhawatirkan saat mereka kembali membawa varian delta.

“Karena itu mereka dihimbau untuk pulang secara resmi untuk didata dan di karantina secara terpusat di Timor Leste,” terang Dandim Belu itu.

Kepala Imigrasi Atambua, K.A Halim mengatakan, tiba di PLBN Mota’ain, terdapat penambahan WNA Timor Leste berjumlah 24 orang dengan jenis kelamin Laki-laki. Tim kemudian mendata penambahan WNA Tersebut dan disatukan dengan WNA Lainnya.

Berdasarkan data yang telah diinput, maka total jumlah WNA yang akan dipulangkan berjumlah 352 orang dengan jenis kelamin laki-laki berjumlah 328 orang dan perempuan berjumlah 24 orang.

“Kita sudah lakukan koordinasi dengan pihak Timor Leste terkait 328 warganya dan akan dipulangkan hari ini melalui PLBN Mota’ain,” jelas Halim.

Diberitakan sebelumnya, 113 warga Timor Leste berhasil diamankan jajaran Polres Belu didukung anggota Brimob Subden Pelopor Atambua di wilayah Fatubenao A, Senin kemarin (9/8) malam pukul 21.00 Wita.

Sebanyak 105 laki-laki dan 8 perempuan warga Timor Leste diamankan di rumah warga di Fatubenao A dan Kotaren langsung diserahkan ke Imigrasi Atambua dan dideportasi Selasa (10/8).