Lakmas NTT Desak Jaksa Usut Dugaan Keterlibatan Orang Kuat di Balik Korupsi Alkes RSU Kefamenanu Rp 11 Miliar

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Direktur Lakmas NTT, Viktor Manbait, S.H, mendesak jaksa untuk mengusut dan menangkap “tangan kuat” yang bermain dalam kasus dugaan korupsi proyek Pengadaan Alat – alat Kesehatan (Alkes) di RSUD Kefamenanu.

Menurut Manbait, kontraktor, panitia pemeriksa barang, PPK dan KPA tidak akan berani melanggar aturan normatif yang sudah jelas, jika tidak ada “tangan kuat” yang bermain dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Alkes di RSUD Kefamenanu.

“Karena itu Lakmas NTT mendesak jaksa mengusut tuntas dan menangkap ‘tangan kuat’ yang ikut bermain mengambil keuntungan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Alkes di RSUD Kefamenanu,” tandas Manbait.

Manbait berpendapat, Kajari TTU, Robert Jimmy Lambila, SH, MH, dan jajarannya telah membangkitkan optimisme rakyat TTU, bahwa di bumi Biinmaffo masih ada keadilan hukum dan penegak hukum yang jujur dan berani.

“Tapi akan lebih bagus lagi, jika pengusutan dan penangkapan koruptor tidak hanya sampai kepada pemain-pemain kecil. Tapi bandarnya alias tangan kuat yang ikut bermain, supaya diusut dan ditangkap juga,” pinta Manbait.

Manbait mengaku sangat heran, selama 5 tahun, kasus alkes fiktif itu, sepertinya didiamkan atau disuruh ‘diam’ oleh orang kuat.

“Point-nya adalah siapa yang membungkam kasus alkes fiktif ini? Itu yang harus diusut sampai tuntas,” pinta Manbait.

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Timor Tengah Utara (TTU) menahan tiga tersangka korupsi Proyek Pengadaan Alat Kesehatan (Alkes), Senin (15/1/2021) petang.

Ketiga tersangka itu berinisial JJM sebagai Kuasa Direktur PT Karya Imanuel Mulia; YMDEB sebagai PPK dan MES sebagai panitia pemeriksa teknis (PPHP).

Ketiganya ditahan sebab terlibat dalam kasus pengadaan fiktif salah satu item alat kesehatan yaitu dua unit Blood Bank Refrigerator (Kulkas Bank Darah) senilai Rp 425 juta dari total pengadaan Alkes senilai Rp 4,1 miliar.

Blood Bank Refrigerator (Kulkas Es Bank Darah) adalah salah satu alkes yang sangat penting dan strategis. Pengadaan alat ini untuk keselamatan nyawa pasien.

Blood Bank Refrigerator (kulkas bank darah) merupakan peralatan yang penting di departemen immunohematology dan menyediakan penyimpanan yang aman dan nyaman dari seluruh darah, darah komponen (misalnya, darah sel, plasma), dan reagen. Kulkas bank darah memastikan kesegaran dan integritas darah dan komponen darah.