Hasil Pleno KPU Belu, Paket Sehati Unggul Atas Paket Sahabat
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Pasangan Petahana Willybrodus Lay dan J. T Ose Luan kalah perolehan suara atas pasangan Agustinus Taolin dan Aloysius Hale Serens dalam Pilkada Belu 9 Desember 2020 lalu.
Berdasarkan hasil Rapat Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara dalam Pemilihan Bupati-Wabup Belu bertempat di Hotel Matahari, Rabu (16/12) Paslon nomor urut 2 Sehati menang tipis atas Paslon nomor urut 2 Sahabat.
Paket Willy-Ose nomor urut 1 dengan tagline Sahabat mendapat suara 50.376. Sedangkan Paket Agus-Aloysius no urut 2 dengan tagline Sehati mendapat suara 50.623.
Diketahui, hasil dari 426 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 12 Kecamatan di Kabupaten Belu, paslon nomor urut 1, Willybrodus Lay-J.T Ose Luan hanya mampu unggul di 5 Kecamatan yakni Nanaet Duabesi, Lamaknen, Lamaknen Selatan, Kakuluk Mesak dan Raimanuk.
Sedangkan paslon nomor urut 2 Agustinus Taolin- Aloysius Hale Serens berhasil kalahkan petahana di 7 kecamatan yakni Raihat, Tasifeto Barat, Tasifeto Timur, Lasiolat, Atambua Barat, Atambua Selatan dan Kota Atambua.
Total suara sah dalam perhelatan Pilkada Belu 2020 terdapat 100.999 suara sah dimana paslon Petahana paket Sahabat hanya mampu mengantongi dukungan 50.376 suara. Sementara itu sang penantang, Paket Sehati meraup dukungan tertinggi dengan hasil 50.623 suara.
Adapun hasil pleno rekapitulasi tingkat Kabupaten dari 426 TPS di Kabupaten antara lain ;
1. Kecamatan Kakuluk Mesak; Paket Sahabat 5.262 suara sedangkan Paket Sehati 4.920 suara. Jumlah suara sah 10.182, suara tidak sah 192 serta jumlah keseluruhan suara sah dan tidak sah ada 10.374
2. Kecamatan Raimanuk; Paket Sahabat 4.124 suara sedangkan Paket Sehati 3.795 suara. Jumlah suara sah 7.919, suara tidak sah 110 serta jumlah keseluruhan suara sah dan tidak sah ada 8.029
3. Kecamatan Lamaknen; Paket Sahabat 3.185 suara sedangkan Paket Sehati 2.975 suara. Jumlah suara sah 6.160, suara tidak sah 104 serta jumlah keseluruhan suara sah dan tidak sah ada 6.264
4. Kecamatan Lamaknen Selatan; Paket Sahabat 2.066 suara sedangkan Paket Sehati 1.765 suara. Jumlah suara sah 3.831, suara tidak sah 75 serta jumlah keseluruhan suara sah dan tidak sah ada 3.906
5. Kecamatan Nanaet Duabesi; Paket Sahabat 1.091 suara sedangkan Paket Sehati 898 suara. Jumlah suara sah 1.989, suara tidak sah 45 serta jumlah keseluruhan suara sah dan tidak sah ada 2.034
6. Kecamatan Kota Atambua; Paket Sahabat 7.006 suara sedangkan Paket Sehati 7.369 suara. Jumlah suara sah 14.375, suara tidak sah 184 serta jumlah keseluruhan suara sah dan tidak sah ada 14.559
7. Kecamatan Tasifeto Barat; Paket Sahabat 5.856 suara sedangkan Paket Sehati 6.192 suara. Jumlah suara sah 12.048, suara tidak sah 200 serta jumlah keseluruhan suara sah dan tidak sah ada 12.248
8. Kecamatan Atambua Barat; Paket Sahabat 5.065 suara sedangkan Paket Sehati 5.583 suara. Jumlah suara sah 10.648, suara tidak sah 147 serta jumlah keseluruhan suara sah dan tidak sah ada 10.795
9. Kecamatan Atambua Selatan; Paket Sahabat suara 5.978 sedangkan Paket Sehati 6.070 suara. Jumlah suara sah 12.048, suara tidak sah 219 serta jumlah keseluruhan suara sah dan tidak sah ada 12.267
10. Kecamatan Tasifeto Timur; Paket Sahabat 5.837 suara sedangkan Paket Sehati 5.960 suara. Jumlah suara sah 11.797, suara tidak sah 175 serta jumlah keseluruhan suara sah dan tidak sah ada 11.972
11. Kecamatan Raihat; Paket Sahabat 3.191 suara sedangkan paket Sehati 3.257 suara. Jumlah suara sah 6.448, suara tidak sah 116 serta jumlah keseluruhan suara sah dan tidak sah ada 6.564
12. Kecamatan Lasiolat; Paket Sahabat 1.715 suara sedangkan Paket Sehati 1.839 suara. Jumlah suara sah 3.554, suara tidak sah 81 serta jumlah keseluruhan suara sah dan tidak sah ada 3.635.
Sementara itu, jumlah suara sah dalam perhelatan Pilkada Belu 2020 terdapat 100.999 suara sedangkan jumlah suara tidak sah ada 1.648 sehingga total keseluruhan jumlah suara sah dan tidak sah dalam Pilkada Belu 2020 ada 102.647 suara.
Ketua KPU Belu, Mikhael Nahak mengatakan, Pilkada kali ini memiliki magnet memiliki daya tarik oleh semua pemilih oleh pemilih dimana masing-masing menunjukkan kehadiran pemilih rata-rata di atas 80%.
“Perlu kami apresiasi kerja keras PPK, PPS yang bekerja untuk bagaimana mendapatkan suatu hasil yang dapat kami pertanggungjawabkan selanjutnya,” kata dia dalam sambutan awal membuka kegiatan.

