Prajurit TNI-Polri Jaga Selalu Sinergitas, Solidaritas di Tapal Batas RI-RDTL

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kapolda NTT, Irjen Pol. Lotharia Latif bersama Dandrem 161/WS Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya melakukan kunjungan kerja bersama ke Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Sabtu (26/9/2020).

Dalam kunker Kapolda NTT bersama Danrem 161 didampingi Danlantamal Kupang, Danlanud Eltari Kupang, Kabinda NTT serta jajaran Perwira Polda NTT dan Korem 161 meninjau prajurit TNI-Polri yang bertugas di perbatasan Mota’ain-Timor Leste.

Kapolda Irjen Pol Lotharia Latif mengatakan, kehadiran kita hari ini yang pertama adalah karena kita merayakan HUT TNI ke-75, sinergi untuk negeri, Indonesia maju ini.

Kepada rekan-rekan dari TNI maupun Anggota dari Kepolisian khususnya di daerah Nusa Tenggara Timur saya menitipkan terus menjaga sinergitas, solidaritas kebersamaan diantara TNI dan Polri di daerah penugasan.

“Prajurit juga jaga selalu kekompakan, kebersamaan antar lintas sektor atau unsur elemen dan tingkatkan koordinasi, komunikasi demi terciptanya suasana kondusif khususnya di daerah perbatasan RI-RDTL,” ujar Latif didampingi Dandrem 161 Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya saat berikan arahan bagi perwakilan prajurit TNI-Polri di lapangan Mapolres Belu.

Dimana jelas Latif, kita sama-sama telah mendapatkan perintah dari Pimpinan kita baik dari Panglima TNI, dari Kapolri untuk yang pertama adalah kita semua adalah Garda terdepan didalam melakukan pengawasan dan pencegahan khususnya penanganan Covid-19 ini.



“Untuk itu saya titipkan rekan-rekan semua terus menggelorakan dilingkungan terkecil, keluarga dan sekitarnya untuk kita semua melaksnakan pencegahan protokol kesehatan Covid-19 ini dan kitalah Garda terdepan. Kita lihat di berita-berita TNI-Polri lah yang selama ini berjuang dan kita ini sedang berjuang melawan Covid-19 dan jadikan ini perjuangan kita,” tegas dia.

Kapolda NTT memberikan apresiasi bagi prajurit TNI yang bersama-sama dengan Anggota Polri siang malam turun dilapangan, menghimbau masyarakat, menertibkan. Kadang-kadang kita mendapatkan cemohan dan mungkin juga kita mendapatkan penolakan-penolakan didalam tugas itu, kita hadapi semua dengan sabar dengan cara-cara humanis dan kita terus memberikan pemahaman terhadap masyarakat.

“Menghadapi agenda Pilkada serentak 2020, ada 9 wilayah yang akan melaksanakan Pilkada. TNI-Polri melaksanakan tupoksi peran dan tanggung jawab kita sebagai unsur pengamanan membantu KPU, Bawaslu dan kita tetap menjaga netralitas sebagai Polri dan sebagai TNI di dalam pesta demokrasi itu,” pesan Latif.

Sementara itu Danrem 161/WS Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya berpesan, mulai hari ini dan seterusnya kita harus tetap akur kompak dan sinergitas seperti yang disampaikan tadi Kapolda yaitu sinergitas untuk negeri-negeri untuk Indonesia ada di garis batas diantaranya ada Belu dan ada Malaka.

Dari tugas-tugas kemarin tugas menghadapi penanggulangan pencegahan Covid-19 dan persiapan memasuki masa kampanye pilkada sampai pelantikan, sama-sama harus gandeng tangan jangan mau dipecah belah oleh mereka-mereka yang mendorong atau siapapun.

“Selalu ingat bahwa TNI-Polri harus Netral tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan,” tandas Samuel.