Lagi, Pasien Covid-19 di Mabar Bertambah Satu Orang

Bagikan Artikel ini

Laporan Alvaro S. Marthin
Labuan Bajo, NTTOnlinenow.com – Lagi, Pasien covid-19 di kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah 1 orang.

Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Mabar, Florianus Ryan Gampar dalam pres releasenya yang diterima NTTOnlinenow.com, Minggu (12/7/2020), mengungkapkan sesuai informasi hasil pemeriksaan Laboratorium Tes Cepat Molekuler (TCM) RSUD Komodo, Labuan Bajo, Rabu, 11 Juli 2020 bahwa 1 orang telah dinyatakan Positif Covid-19 dan kini ditetapkan sebagai Pasien 18 Covid-19 Mabar.

Pasien berinisial YP (29) merupakan pelaku perjalanan dari Makasar. Berdomisili di Datak, Desa Golo Ronggot, Kecamatan Welak.

Dikabarkan bahwa YP ini pernah bekerja di Makasar selama kurang lebih 5 tahun yang lalu. Sebelum melakukan perjalanan ke Labuan Bajo, Pasien YP telah melakukan Rapid Test pada salah satu Rumah Sakit di Makasar dan hasilnya non reaktif.

“Pasien berkeinginan pulang ke Labuan Bajo menggunakan trasnportasi laut (Kapal Sangke Palangga). Namun, dikarenakan jadwal keberangkatan KMP Sangke Palangga dari Makasar baru ada pada, 22 Juni 2020, maka yang bersangkutan telah melakukan Rapid Test di Makasar dengan hasil test non-reaktif, namun YP sendiri mengaku lupa tanggal pengambilan Rapid Test tersebut,” ungkap Gampar.

Selasa, 23 Juni 2020, pasien YP tiba di Labuan Bajo. Oleh petugas diambil datanya dan didaftar sebagai pelaku perjalanan. Data itu kemudian diserahkan kepada Tim Surveilance Dinas Kesehatan (Dinkes) Mabar.

Sesuai SOP Covid-19 yang berlaku untuk para pelaku perjalanan, maka Tim Surveilance Dinkes Mabar segera melakukan koordinasi dengan Tim Surveilance di Puskesmas Datak, Kecamatan Welak, untuk melakukan tracing pada Pasien tersebut dan selanjutnya dilakukan Rapid Test kedua pada, 10 Juli 2020, hasilnya reaktif.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, maka Tim Surveilance meminta pasien untuk melaksanakan isolasi dan karantina.



Sabtu, 11 Juli 2020, pasien YP diantar oleh Tim Medis dan Surveilance Puskesmas Datak ke RSUD Komodo untuk melakukan pengambilan sampel SWAB dan langsung dianalisa di Laboratorium TCM RSUD Komodo.

Hasil analisa sampel SWAB, YP dinyatakan Positif SARS Cov-2. Selanjutnya YP ditetapkan sebagai pasien 18 positif covid 19 Mabar.

Tim Surveilance dan Tim Medis akan melakukan pengambilan SWAB kepada semua orang-orang yang pernah atau sudah melakukan kontak dengannya.

Pengambilan sampel SWAB ini dijadwalkan hingga satu minggu ke depan, tandas Gampar.

Dinkes Mabar meminta kepada masyarakat yang pernah melakukan kontak langsung dengan pelaku perjalanan KMP Sangke Palangga pada, 22 dan 23 Juni 2020 untuk segera menghubungi Puskesmas terdekat agar segera dilakukan pemeriksaan.

Selain pasien positif tersebut, Gampar juga menyampaikan bahwa pada hari yang sama terdapat penambahan 1 Pasien PDP berinisial S (57). PDP tersebut sudah ditangani oleh Tim RSUD Komodo dan telah dilakukan Rapid Test dengan hasil Non Reaktif. Namun pasien tersebut tetap di isolasi di RSUD Komodo untuk dilakukan pemantauan lebih lanjut, katanya.

Dinkes Mabar juga mengimbau kepada masyarakat untuk kooperatif dan mau berkerja sama membantu aparat dengan melaporkan diri dan menginformasikan riwayat kontak yang pernah dilakukan dengan para penumpang KMP Sangke Palangga demi menghindari bahaya yang dapat ditimbulkan akhibat penyebaran covid-19.

Pemkab Mabar mengapresiasi kerja sama semua pihak terkait, mulai dari Provinsi hingga daerah.