Dandim dan Kapolres Belu Fasilitasi Pertemuan, PSHT dan IKS Sepakat Sumpah Adat
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Dandim 1605/Belu, Letkol Inf Ari Dwi Nugroho dan Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing memfasilitasi pertemuan dua organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Ikatan Kera Sakti (IKS) Cabang Belu.
Pertemuan yang berlangsung di rumah jabatan Dandim Belu, Selasa (30/4/2019) malam dihadiri para Ketua hingga pengurus inti perguruan PSHT dan Kera Sakti Cabang Belu serta Danramil Kota, Pasi Intel Kodim 1605/Belu juga Kasat Intel Polres Belu serta aparat keamanan TNI-Polri.
Pertemuan tersebut diprakarsai oleh Dandim 1605/Belu dan Kapolres Belu pasca terjadinya kasus penikaman terhadap oknum anggota perguruan IKS yang dilakukan salah satu oknum anggota perguruan PSHT pada Senin 29 April 2019 malam lalu sekira pukul 18.30 Wita di Cabang PU, Kelurahan Manumutin.
Dalam pertemuan antara tokoh pemuda pengurus perguruan PSHT dan pengurus perguruan IKS Cabang Belu, Ketua PSHT Cabang Belu Ruben Tavares, Sekretaris PSHT serta Ketua IKS Cabang Belu Manuel Maya dan Sekretaris menyambut dengan baik pertemuan yang difasilitasi Dandim Belu dan Kapolres Belu.
Kedua pihak perguruan tersebut menerima hasil kesepakatan bersama dalam pertemuan dengan Dandim dan Kapolres Belu dan akan menindaklanjutinya dengan melakukan sumpah atau perjanjian secara adat guna mengakhiri perkelahian yang dilakukan oknum anggota kedua perguruan.
Dalam pertemuan bersama pengurus, tokoh pemuda perguruan PSHT dan IKS Cabang Belu, Dandim Belu, Letkol Inf Ari Dwi Nugroho dan Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing merespon baik kedua pihak perguruan yang sigap dengan situasi pasca kasus penikaman kemarin.
Dandim dan Kapolres juga memberi penekanan kepada masing-masing pihak perguruan PSHT dan IKS Cabang Belu untuk tidak terpancing situasi dan saling menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Belu sehingga tercipta selalu kedamaian.

