Distribusi Logistik ke TPS di Batas Belu-Timor Leste Lewati Sungai

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Sejak kemarin H-2 pencoblosan Pemilihan Umum 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Belu telah mendistribusi Logistik tahap pertama ke enam Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) yang berada di pelosok Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Dengan pengawalan ketat dari aparat Polisi, dari tingkat Kecamatan, PPK melanjutkan pengiriman kotak surat suara ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) di setiap Desa selanjutnya diserahkan pada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) guna pencoblosan 17 April besok.

Informasi yang berhasil dihimpun dari beberapa sumber, proses pendistribusian dari PPK menuju ke PPS tidak semuanya berjalan mulus dan lancar. Sebab di beberapa Desa, penyaluran
Logistik terpaksa harus menyeberangi sungai atau kali.

Seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Raimanuk di salah satu TPS yakni TPS 4 Desa Teun penyaluran Logistik dari tingkat PPK ke KPPS harus melewati sungai dimana kotak suara dipikul oleh warga.

Hal senada terjadi di perkampungan Aitameak, Desa Ekin, Kecamatan Lamaknen Selatan kotak surat suara dipikul warga bersama petugas berjalan sepanjang 4 kilo meter karena akses jalan yang rusak. Namun, perjalanan pengiriman Logistik berjalan aman, lancar dengan dikawal oleh Aparat Polisi serta Petugas pengawas dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Belu.

Terpisah Juru Bicara KPU Belu, drh. Herlince Emiliana Asa yang dikonfirmasi mengatakan, pendistribusian Logistik Pemilu ke beberapa ke KPPS melewati sungai, namun perjalanan pengiriman Logistik berjalan lancar dan tiba di tempat tujuan dengan aman.

“Untuk saat ini semua aman, tidak ada kendala terlalu berat dan pengiriman Logistik lancar sampai ke TPS,” ujar Herlince.

Sementara sisa distribusi Logistik ke enam Kecamatan, Kakuluk Mesak, Tasifeto Timur, Tasifeto Barat, Atambua Selatan, Atambua Barat dan Kota Atambua dilaksanakan hari ini.

“Kekurangan Logistik sudah semua. Sekarang Surat Suara yang kekurangan yang masih di sortir untuk di pak dan distribusi di dalam Kota,” ujar dia.