PLN Siap Amankan Kedatangan Delegasi IMF di Labuan Bajo

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlienow.com – PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah melakukan rapat koordinasi kesiapan listrik dalam rangka menyambut tamu kegiatan IMF-World Bank Annual Meetings 2018 yang diperkirakan seusai acara di Bali, para tamu akan datang pada 14 Oktober 2018 mendatang.

Tahun ini delegasi tamu IMF sebanyak 34.000 orang dari sebelumnya 19.000 orang dan Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi bagi para delegasi IMF World Bank untuk berwisata.

Pihak PLN juga sudah lakukan Apel Pasukan Siaga Suplai Kelistrikan pada 3 Oktober 2018 di Hotel Jayakarta. Dihadiri GM PLN UIW NTT Christyono, Vice President TND Regional JTBN (Jawa Bagian Timur , Bali dan Nusa Tenggrara) Lasiran dan perwakilan Bandara Komodo, Kadis Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat, Wakapolres Manggarai Barat, dan 34 perwakilan pihak hotel di labuan bajo.

“Mari kita berupaya menjaga keandalan sistem kelistrikan seperti persiapan mulai dari sisi pembangkitan, transmisi, hingga distribusi yang sudah dilakukan selama 6 bulan ini. Kita pastikan suplai listrik aman,” ujar GM PLN NTT, Christyono.

Dia menjelaskan, dengan total daya mampu di Labuan Bajo mencapai 42 MW dan beban puncak 18,6 MW, sistem kelistrikan khususnya masih memiliki surplus daya hingga 24,7 persen.

Baca juga : PLN NTT Ajak Media Lihat Langsung Upaya Melistriki Daerah 3T 

Pada sisi pembangkit juga PLTMG 3×7 MW sudah beroperasi Agustus 2018 dan PLN juga menyiapkan UGB 5×250, UPS MOBILE 2×100 KW , dan genset 3x100KW yang sudah ada pada awal bulan September 2018.

PLN juga memastikan kesiapan dari sisi jaringan, dengan melakukan pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 20kV untuk evakuasi beban dari Gardu Induk Labuan Bajo ke Gardu Hubung maupun langsung ke pelanggan sepanjang 8.1 kms. Selain itu, melakukan uprating jaringan dan perbaikan JTM, serta penambahan peralatan proteksi di jaringan pemasangan 6 set recloser.

“Untuk jaringan transmisi sistem manggarai dipercepat selesai Agustus 2018 lalu untuk menyambut Kedatangan IMF”, kata Christyono.

Christyono menambahkan, untuk mensukseskan acara ini, PLN melibatkan seratus personel yang merupakan gabungan dari pembangkit, transmisi, dan distribusi.

“Semoga penyambutan tamu ini berjalan lancar dan kami dukung acara ini, baik dari sisi petugas teknik, pasokan serta keandalan listrik. Seluruh persiapan kami lakukan dengan matang,” paparnya.