Wabup Ose: Jangan Tutup Data Program Di Dinas, Terbuka Untuk Publik

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Wakil Bupati Belu, J. T Ose Luan meminta kepada Dinas di lingkup Pemerintah Kabupaten Belu agar dalam mengelola setiap program Bupati agar datanya harus transparan.

Penegasan itu menyusul tidak tersedianya data program budidaya maek bako dan tanamam hortikultura di Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Belu yang diminta media selama tiga hari menunggu baru diberikan.

Wakil Bupati Ose menuturkan, dirinya sangat kecewa dengan kinerja ASN yang mengelola program prioritas Bupati namun tidak memiliki data program tersebut.

Dikatakan bahwa, sebuah program yang dilaksanakan harus disertai dengan data yang jelas, sehingga ke depan pertangungjawaban programnya jelas atau nyata.

“Data program itu harus terbuka untuk publik. Jangan tutup kotor harus transparan sehingga diketahui publik,” ujar Ose saat dihubungi awak media, Rabu (15/8/2018).

Menurut orang nomor dua di Pemerintahan Belu itu, Dinas harus menyiapkan data program yang dilaksanakan. Apabila data itu diminta oleh media atau aparat keamanan (Polisi,red) harus diberikan.

“Setia program harus ada datanya. Tapi kalau ada program tidak ada datanya maka itu menjadi pertanyaan,” kata Mantan Sekda itu.

Sebelumnya diberitakan, dua bidang yakni Perkebunan dan Hortikultura pada Distanbun Belu awal dimintai data enggan memberikan.

Alasannya menurut Kabid data programnya masih disiapkan, apabila sudah siap datanya baru diinfokan ke media. Awak media baru mendapatkan data kedua program hari kedua dan ketiga mendatangi Kantor Dinas.

Untuk diketahui, program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Belu maek bako saat ini sedang dalam pergunjingan publik. Pasalnya proyek memakan anggaran sekitar Rp 1,3 miliar menggunakan lahan kawasan hutan jati tidak terukur.

Demikian pula dengan program pengadaan jenis tanaman hortikultura yang memakan anggaran senilai Rp 5,1 miliar yang menjadi polemik dinilai tidak terukur juga.