Uskup Dominikus Doakan Pasien dan Memberkati Bayi di RSUD Mgr Atambua

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku mendoakan para pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr. Gabriel Manek Atambua, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL, Jumat (9/2/2018).

Uskup Domi didampingi Direktur RSUD, Ansila Mutty dan Kepala Dinas Kesehatan Belu, Theresia Saik, para Suster serta Pejabat Kesehatan mengunjungi ruangan untuk melihat para pasien, menyapa, mendoakan serta memberkati.

Saat membesuk pasien, Pimpinan tertinggi umat Katolik di Keuskupan Atambua itu secara khusus memberkati ibu-ibu hamil serta anak-anak (bayi) yang baru lahir di ruangan Perina dan Nifas.

Selain itu mengunjungi pasien di beberapa ruangan lain. Aksi Uskup Domi itu dilakukan seusai memimpin misa dan rekoleksi bagi seluruh petugas Kesehatan dalam rangka hari orang sakit sedunia di Rumah Sakit Atambua.

Sebelumnya kepada media, Uskup Domi kemengatakan, kegiatan hari ini dimaksudkan untuk memberikan pembekalan rohani kepada petugas medis baik itu pada Rumah Sakit, Dinas maupun Puskesmas agar dengan hati melayani para pasien.

“Mereka ini adalah tangan-tangan yang memberikan pelayanan, pengobatan pada orang sakit.
Supaya mereka diberi kekuatan rohani sapaan rohani supaya dapat laksanakan tugas dengan baik,” ujar dia.

Dikatakan, kesempatan itu bersama pejabat kesehatan keliling untuk menyapa orang-orang sakit. Sebab mereka ini adalah perhatian dari tuhan, gereja karena tuhan datang mencari dan menyembuhkan mereka yang berkekurangan, sakit, miskin dan menderita, dan itulah yang menjadi tugas dari gereja.

“Jadi kita ambil bagian di dalam tugas perutusan tuhan. Kita juga berterimakasih kerjasama dengan pihak kesehatan selama ini berjalan sangat baik sehingga giat ini berjalan lancar,” ucap Uskup Domi.

Direktur RSUD Atambua, Drg. Ansila Mutty mengatakan sangat berterimakasih kepada Uskup yang meluangkan waktu bersedia memberikan pelayanan di rumah sakit dalam rangka hari orang sakit sedunia.

“Kegiatan misa pembinaan rohani serta rekoleksi bagi tenaga kesehatan kerja sama Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (Perdhaki) dengan Dinkes, Rumah Sakit,” ujar dia.

Jelas dia, kehadiran Uskup di tengah para tenaga medis dan para pasien memberi semangat baru. Dimana mereka akan melayani lebih baik, dan bagi para pasien bisa mendapatkan berkat serta semangat untuk lebih cepat pulih dari sakit diderita.

“Kami sangat bersyukur dengan kunjungan Bapak Uskup, karena ada energi baru dengan pembinaan rohani bagi tenaga medis. Kalau bisa dua kali dalam setahun pembinaan rohani khusunya bagi para staf medis,” pinta Ansila.