Purnawirawan TNI Tewas Terbawa Banjir di Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Pensiunan TNI bernama Maubere (76) berdomisili di Dusun Manubau, Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, ditemukan sudah tak bernyawa lagi oleh pengembala sapi Andreas Asa Mali, Sabtu (3/2/2018) sekitar pukul 07.30 Wita  di sungai Talau, Dusun Fatubesi, Desa Sadi, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-Timor Leste.

Penemuan korban bermula dari Andreas yang sedang mengembala ternak sapi. Tiba di lokasi Andreas melihat mayat korban tersangkut bersama ranting kayu yang terbawa arus banjir di sungai dengan kondisi tubuh dan wajah yang sulit dikenal.

Melihat hal itu, Andreas langsung menghubungi Kepala Desa setempat dan Bhabinkamtibmas Polres Belu untuk dilakukan olah TKP dan selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Atambua.

Baca juga : Lebu Raya Tinjau Pembangunan Bendungan Rotiklot di Batas Belu-Tiles

Sementara keterangan Markus Gomes (40), ponakan yang tinggal serumah dengan korban menuturkan, korban pada Kamis (1/2/2018) sekitar pukul 08.00 Wita, pamit berangkat dari rumah menuju Atambua untuk mengambil gaji pensiun di Kantor Pos Atambua.

Akan tetapi, korban tidak pernah kembali ke rumah dan keluarga sempat berupaya mencari korban namun tidak ditemukan. Hingga pada Sabtu (3/2/2018) pagi, didapat informasi korban ditemukan sudah meninggal di sungai.

Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing melalui Kasat Reskrim, Iptu Jemi Noke membenarkan adanya temuan mayat laki-laki di sungai Talau. Jenasah korban telah diambil keluarga dibawa ke rumah di Desa Kabuna.

Dari fakta-fakta korban ditemukan di kali sudah dalam keadaan meninggal dunia. Keterangan dari saksi-saksi diduga kuat korban meninggal dunia akibat terseret arus banjir kali Talau.

Penyebab kematiannya belum bisa dipastikan. Keluarga korban menerima kematian korban dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan penolakan autopsi,” ujar Jemi.