Fraksi Demokrat Juga Pertanyakan Dana PEM Tambahan

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Polemik soal dana Luncuran Dana PEM Tambahan sebesar Rp.12 Miliar 750 juta terus berkepanjangan dalam internal DPRD Kota Kupang. Setelah Badan Anggran (Banggar) DPRD mempertanyakan peluncuran dana tersebut, Kali ini Fraksi Demokrat kembali pertanyakan peluncuran dana PEM yang tidak prosedural tidak melalui pembahasan di DPRD Kota Kupang.

Kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Kupang, Kamis (4/5/2017), Anggota Fraksi Demokrat, Mauridz Kalilena sangat menyayangkan adanya dana PEM tambahan tanpa dibahas terlebih dahulu di Komisi maupun badan anggaran.

Ia mengaku, terhadap persoalan ini, semua anggota fraksi yang tersebar di empat komisi dan badan anggaran telah dikumpulkan ketua Fraksi, dan sesuai pengakuan dari masing-masing anggota, mereka tidak pernah membahas dana tersebut baik ditingkat komisi maupun tingkat banggar, sehingga sampai dana PEM tambahan diluncurkan menjadi tanda tanya besar.

Baca : Ada Mafia Anggaran di DPRD Kota Kupang?

“Apalagi dana tersebut telah tercantum dalam APBD murni tahun 2017, dan ketua Banggar yang juga ketua DPRD Kota Kupang juga membantah pernah membahas dana tersebut. Oleh karena itu, dalam sidang I, DPRD Kota Kupang akan mempertanyakan dana tersebut lewat pemandangan Fraksi,” Kata Kalilena.

Sementara itu, Ketua Fraksi Demokrat, Herry Dahi Kadja juga menyesalkan peluncuran dana PEM tambahan tanpa melalui persidangan, namun pada kesempatan ia juga tidak menyalahkan pemerintah sepenuhnya, namun ia menduga ada mafia anggaran dalam internal DPRD Kota Kupang, sehingga tiba-tiba saja anggaran sebesar Rp.12 Miliar masuk dalam APBD tahun 2017.