Tujuh Potensi Investasi Jadi Skala Prioritas Pembangunan di NTT

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya menyampaikan daerah kepulauan itu memiliki tujuh potensi investasi unggulan menjadi skala prioritas pembangunan.

Tujuh potensi investasi unggulan tersebut adalah pengembangan investasi garam di Kabupaten Nagekeo, Kupang, Sabu Raijua, Rote Ndao, Timor Tengah Utara, Sumba Timur, dan Kabupaten Malaka.

“Potensi lainnya adalah pengembangan ternak sapi dan pakan ternak di Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka, Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Sumba Barat Daya,” kata Lebu Raya saat pertemuan dengan rombongan kunjungan kerja Komisi VI DPR RI saat Reses di Kupang, Senin (27/2/2017).

Baca : Listrik Jadi Kendala Investasi Pengembangan Ekonomi di NTT

Lebu Raya menyebutkan, potensi berikutnya adalah pertanian/perkebunan seperti perkebunan kopi, tebu, dan cengkeh, terdapat di Kabupaten Ngada, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Sumba Timur, dan Sumba Barat Daya.

Potensi lainnya adalah pengembangan rumput laut di Kabupaten Sumba Timur, Sabu Raijua, Kabupaten Kupang, Manggarai Barat, Rote Ndao, Sikka, Flores Timur, Lembata, Alor, dan Kabupaten Belu.

“Ada juga pengembangan energi listrik seperti tenaga surya, panas bumi, angin, dan arus laut. Potensi ini terdapat di kabupaten se-daratan Pulau Flores, dan daratan Pulau Sumba,” ujarnya.

Adapun potensi luar biasa lainnya di NTT adalah pengembangan pariwisata. Potensi ini terdapat di Kota Kupang, Manggarai Barat, Alor, Sumba Barat Daya, Sumba Timur, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata, Ngada, Nagekeo, dan Rote Ndao. Potensi lain yang sangat potensial dikembangkan adalah pengembangan usaha perikanan, yang hampir ada di seluruh wilayah NTT.