Bulog NTT Pastikan Stok Beras dan Gula Aman Sampai Akhir Tahun

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Perum Badan Urusan Logistik Divisi Regional Nusa Tenggara Timur (Perum Bulog Divre NTT) menyatakan stok beras dan gula pasir di daerah itu aman untuk kebutuhan hingga akhir tahun 2016.

Kepala Divisi Regional Perum Bulog Provinsi NTT, Sugeng Rahayu menyampaikan ini pada Rapat Koordinasi TPID Provinsi NTT dan Perkembangan Ekonomi Daerah Serta Diseminasi Asumsi Makro Provinsi NTT, yang diselenggarakan di Kupang, Kamis (17/11/2016).

Sugeng menyampaikan, stok beras medium yang tersedia saat ini sebanyak 31.145 ton, yang sedang dalam proses pengiriman untuk memenuhi kebutuhan sampai akhir tahun sebanyak 16.196 ton.

“Jadi total perkiraan stok kita sampai dengan akhir tahun ini sebanyak 47.900 ton. Terus untuk memenuhi kebutuhan penyaluran di bulan November-Desember diperkirakan masih perlu disalurkan sekitar 16,500 ton, sehingga stok akhir kita pada tahun 2016 sebanyak 31,600 ton. Itu untuk beras medium,” katanya.

Baca: Pengembangan Tempat Wisata di Kota Kupang Terkendala Status Lahan

Menurut Sugeng, ketersediaan stok beras yang ada di gudang Bulog aman untuk kebutuhan beras di NTT. Karena rata-rata kebutuhan penyaluran beras setiap bulan di NTT berkisar sekitar 9000 ton.

“Itu untuk beras medium, sedangkjan untuk stok beras premium saat ini ada 1.611 ton, ini tersebar disemua perwakilan Bulog yang ada di daerah-daerah di NTT,” ujarnya.

Sementara untuk stok gula pasir saat ini, kata Sugeng, sebanyak 474 ton. Sedangkan yang masih dalam proses pengiriman sekitar 250 ton, sehingga totalnya sekitar 724 ton.

“Menurut perkiraan kami, stok yang ada ini cukup untuk menghadapi kebutuhan gula pasir untuk hari raya Natal dan kebutuhan-kebutuhan lainnya di akhir tahun 2016 ini,” tandasnya.