Program Walikota Jonas Salean Dapat Apresiasi Dari Konjen USA
Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Program inovasi yang dicanangkan oleh Pemkot Kupang mendapat pujian dan apresiasi dari Heather Variava, Konsulat Jenderal (KonJen) Amerika Serikat di Surabaya. “Wonderful, that’s really good,” terlontar spontan dari mulutnya, usai mendengarkan pemaparan Walikota Kupang Jonas Salean, SH,M.Si tentang program inovasi seperti Brigade Kupang Sehat (BKS), uang duka dan raskin gratis di ruang kerja Walikota Kupang, Kamis (13/10/2016).
Program-program inovasi tersebut diakui Walikota lahir setelah mengikuti studi selama 1,5 bulan di Harvard University Amerika Serikat tahun 2013 lalu. Menurutnya di sana dia belajar bagaimana merancang program yang sederhana namun berpihak pada masyarakat kecil. Walikota berterima kasih kepada Pemerintah Amerika Serikat yang telah memberinya kesempatan untuk belajar di sana.
Pada kesempatan yang sama Walikota menambahkan saat ini Pemkot Kupang memiliki sejumlah program prioritas, selain di bidang pendidikan dan kesehatan, juga dalam pembangunan infrastruktur serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Heather Variava, Konsulat Jenderal (KonJen) Amerika Serikat berterima kasih kepada Walikota Kupang yang telah berkenan menerima mereka. Sebelum ke Kupang mereka juga baru saja berkunjung ke Maumere Flores.
Agenda kunjungan mereka adalah untuk memantau salah satu pilot project dari Peace Corps asal Amerika Serikat. Ada 6 relawan mereka yang ada di Pulau Timor, 3 di antaranya tinggal di Kota Kupang. Sehari sebelumnya mereka sudah bertemu para relawan tersebut dan mereka mengaku sangat nyaman dan merasa diterima di sini. Karena itu atas nama Pemerintah USA dia menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Kupang dan warga kota ini yang telah berkenan menerima ketiga relawan tersebut dengan ramah serta memperlakukan mereka dengan baik.
Baca : Gubernur NTT Claudia Imelda Aot Akan Bentuk Dinas Tangani Permasalahan Anak
Nina Fayor, Director Peace Corps Indonesia yang turut mendampingi KonJen menjelaskan Peace Corps telah berkarya di 66 negara dan bergerak di bidang kesehatan, pertanian, pendidikan dan bidang lainnya. Khusus di Indonesia konsentrasinya pada bidang pendidikan bahasa Inggris dan NTT menjadi satu-satunya provinsi di luar pulau Jawa yang masuk dalam program ini.
Di Kota Kupang relawan mereka mengabdi di SMAN 7 dan SMAN 9. Konsep mereka relawan harus tinggal bersama di rumah warga. Ditambahkannya ada tiga tujuan dari Peace Corps. Yang pertama adalah membantu masyarakat di Indonesia memenuhi kebutuhan mereka akan sumber daya manusia yang terlatih dan terdidik. Yang kedua adalah untuk mempromosikan pemahaman masyarakat Indonesia yang lebih baik terhadap masyarakat Amerika serta sebaliknya mempromosikan pemahaman masyarakat Amerika yang lebih baik terhadap masyarakat Indonesia. Kunjungannya bersama KonJen kali ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah program ini sudah berhasil memberi kontribusi bagi masyarakat atau tidak. Jika berhasil maka akan dilanjutkan dan ditingkatkan jumlah relawannya.
Dalam pertemuan tersebut Walikota dan KonJen juga sempat berdiskusi tentang sejumlah hal terkait Kota Kupang seperti ketersediaan energi dan air serta masalah human traficking yang menjadi sorotan dunia.
Turut mendampingi Walikota dalam pertemuan tersebut Asisten I, Yos Rerabeka, dan Asisten III! Rens Tokoh, Sekda Kota Kupang, Bernadus Benu, Kepala Bapeda, Ely wairata, dan Kadis Pendidikan Kota Kupang, Jerhans Ledoh.

