Jelang Musim Tanam, Masyarakat Diminta Sediakan Lahan Kosong

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Masyarakat wilayah Kabupaten Belu diminta untuk segera menyiapkan lahan kosong sejak dini. Lahan yang dimaksud itu harus diolah untuk persiapan menanam, karena musim penghujan telah tiba.

Demikian himbauan Bupati Belu, Willy Lay dalam acara jumpa pers bersama awak media cetak, elektronik dan online di ruang Bupati, Kamis (13/10/2016).

“Kita sudah memasuki musin tanam, sebentar lagi hujan akan tiba. Karena itu sediakan lahan untuk menghadapi musim tanam yang akan datang,” ujar dia.

Dikatakan, pihaknya telah menyurati secara resmi 12 Camat agar melakukan pendataan terhadap warga masyarakat yang telah mengelola lahan untuk persiapan tanam. “Saya minta agar para Camat laporkan data masyakarat yang sudah olah lahannya,” ucap dia.

Baca : Program Walikota Jonas Salean Dapat Apresiasi Dari Konjen USA

Dikatakan, guna memudahkan masyarakat yang mempunyai lahan Pemkab telah mengerahkan delapan traktor untuk membajak tanah. Akan tetapi masyarakat harus berpartisipasi menyediakan BBM untuk kebutuhan operasional traktor.

“Kita sudah turunkan 8 traktor untuk masyarakat yang ada lahan kosong. Ini tidak disewakan, tapi gratis untuk bantu masyarakat yang tidak punya biaya,” jelas Lay.

Kesempatan itu disampaikan juga bahwa, wilayah Kabupaten Belu harus dijadikan sentra pengembangan buah pisang. Potensi tersebut sangat besar selain, pengembangan ubi ungu dan anggur yang telah dilaksanakan.

“Potensi ini perlu dikembangkan. Nantinya diolah jadi keripik dan sebagainya dari bahan tanaman yang dimaksud,” ujar dia.

Lanjut Lay, Pemkab telah mengirim 4 orang Ibu untuk belajar cara membuat eskrim, roti dan keripik yang berbahan ubi ungu. Dengan ketrampilan yang dimiliki, dirinya yakin hasil tanaman ubi ungu bisa dibuat jadi makanan cemilan khas daerah Belu.