Kota Kupang Terkorup Versi Majalah Transparansi, Walikota : Ini Memalukan
Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Walikota Kupang Jefri Riwu Kore berniat untuk memerangi korupsi dalam internal Pemerintahan di Kota Kupang. Niat tersebut mengemuka setelah hasil survey tahun 2016 oleh majalah Transparansi yang menempatkan Kota Kupang di peringkat pertama sebagai Kota terkorup dari 50 Kota di seluruh Indonesia.
“Ini peringkat yang memalukan, kami mendapat medali emas karena menempati urutan pertama sebagai Kota terkorup di seluruh indonesia,” Kata Walikota dalam sambutannya pada pembukaan Sekolah anti Korupsi Angkatan VII. yang diselanggarakan Partai Demokrat bekerjasama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Di Hotel On The Rock, Senin (11/9/2017).
Jefri mengatakan, untuk meminimalisir korupsi di Kota Kupang, langkah awal yang dilakukan adalah melakukan kerjsama dengan KPK, untuk pengawasan pengelolaan keuangan dilingkup pemerintah Kota Kupang.
Selain itu dirinya sudah melakukan pemantauan aktifitas di Kelurahan dan Puskesmas, sebab ditempat-tempat itu sering terjadi pungli. Dan dirinya juga berencana melakukan reformasi pada tubuh birokrat, terutama pimpinan OPD.
Baca juga : Partai Demokrat Komitmen Berantas Korupsi dan Dukung Keberadaan KPK
“Sejak awal menjabat sebagai Walikota saya sebenarnya ingin melakukan pergantian. Tetapi karena aturan belum membolehkan maka niat itu belum kesampaian, tapi setelah tenggang waktu enam bulan yang diberikan, sudah pasti saya akan melakukan reformasi birokrasi,” katanya.
Walikota mengaku, dalam melakukan reformasi birokrasi, semua pejabat yang ditempati harus melewati fit and propertest, sehingga mereka yang dipilih benar-benar punya kemampuan mumpuni, terutama dapat bekerjasama untuk meminimalisir korupsi di Kota Kupang.

