Sentra Pembinaan di Daerah Jadi Fokus Agus Joko Pramono Calon Ketum Panahan
Laporan Frans Watu
Jakarta, NTTOnlinenow.com – Salah satu filsafat terpenting dalam pembinaan olah raga adalah, seorang juara bukan ditemukan tetapi diciptakan yang berlandaskan pada best on athlete. Berdasarkan filsafat ini, atlet yang hebat dan berprestasi akan lahir dari proses panjang pembinaan yang unsur-unsurnya antara lain perencanaan, penganggaran, manejemen, pelatihan, pertandingan, dan evaluasi sistim. Pada akhirnya atlet-atlet terbaik dapat membangun semangat, persatuan, dan kehormatan yang mengangkat harkat dan martabat bangsa.
Cabang Olah raga (Cabor) Panahan selain sebagai ajang menyalurkan bakat dan menggapai prestasi, juga menjadi ajang untuk mempertebal patriotisme dan semangat cinta tanah air.
Menjadikan Cabor Panahan sebagai salah satu olah raga prestasi yang masuk dalam DBON (Disain Besar Olah Raga Nasional), dibutuhkan berbagai instrument, salah satunya membangun kerjasama dengan semua pihak untuk mengembangkan sentra pembinaan di daerah (seluruh Indonesia-red). Uang saja tidak cukup, pembentukan Timnas Panahan yang berlapis, standarisasi pembinaan termasuk pelatihan perwasitan yang berkualitas, sehingga Panahan bisa dikembangkan dalam industri olah raga. Dengan penataan organisasi yang sistemik, professional dan mandiri sehingga mampu bersinergi dengan pemerintah maupun pihak swasta.
“Bagaimanapun olah raga prestasi dan prestasi olah raga merupakan salah satu indikator dalam penilaian kemajuan suatu daerah. Selain itu prestasi olah raga dapat mengangkat harkat dan martabat suatu daerah atau negara dalam konstelasi pembangunan sumber daya manusia secara regional dan nasional,” tutur Agus Joko Pramono salah satu kandidat Ketua Umum Panahan yang akan meramaikan bursa pemilihan Ketua Umum Panahan dalam Musyawarah Nasional yang akan dilangsungkan di Jakarta, tanggal 19 – 21 Desember 2022.
Membangun sentra pembinaan di daerah, adalah satu dari misi AJP, begitu Agus Joko Pramono disapa. Baginya daerah merupakan penyuplai atlet bagi PB Perpani, untuk itu ke depan pembangunan sentra pembinaan di daerah menjadi salah satu fokusnya.
“Kita bisa melakukan pemusatan lapis ke dua di daerah, dengan melibatkan pelatih lokal dengan pembiayaan dari pusat. Inilah salah satu bentuk pembangunan sentra pelatihan di daerah,” lanjut AJP yang juga Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK RI).
Sebagai seorang yang cukup mahir memainkan busur panah, AJP mulai membangun panahan di lingkungan BPK, dengan membentuk klub Bepeka Archery yang sudah hadir di seluruh provinsi di Nusantara.
Panahan membutuhkan ketenangan dan fokus, saya kira ini sejalan dengan pekerjaan teman-teman di BPK. Sebagai auditor mereka harus fokus menjalankan rutinitasnya, karena itu saya mendirikan klub Bepeka Archery bagi karyawan BPK di daerah, tutur AJP dalam suatu kesempatan di Bogor.
Lebh lanjut Agus Joko Pramono mengungkapkan bahwa atas dasar keinginan memajukan Panahan demi memperkuat martabat bangsa itulah dirinya merasa terpanggil untuk menjadi nahkoda Perpani.
“ Inti dari Visi dan Misi saya adalah memajukan Panahan tak hanya dapat bersaing di level Asia tapi Internasional. Target kita medali Olimpiade seperti yang dicanangkan pemerintah kepada Cabor DBON,” ujar AJP.
Secara rinci, inilah Visi dan Misi Aggus Joko Pramono sebagai Bakal Calon Kandidat Ketua Umum Perpani:
Visi
Menjadikan pusat pembinaan cabang olah raga Panahan yang berkualitas dan berpresytasi dunia.
Misi
1. Membentuk timnas secara berlapis dengan menerapkan pembinaan performa tinggi untuk mewujudkan prestasi terbaik.
2. Penataan organisasi Perpani secara sistemik, professional, mandiri dan sinergis.
3. Standarisasi pembinaan dengan konsep longterm athlete development program secara berjenjeng.
4. Mengembangkan kepelatihan dan perwasitan yang kompeten dan berkualitas dunia serta mengembangkan industri panahan Indonesia.
5. Membangun kerjasama dengan semua pihak untuk mengembangkan sentra pembinaan di seluruh Indonesia.
Dalam dunia panahan Agus Joko Pramono bukan orang baru, selain mahir memanah dengan menggunakan alat Compound, dia juga sudah terlibat di kepengurusan PB Perpani tahun 2020 – 2022 di era kepemimpinan Kelik Wirawan Widodo.

