Kodim 1605/Belu Terima Satu Granat Korea Aktif Dari Warga di Perbatasan RI-RDTL
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kodim 1605/Belu mendapat satu buah granat Korea aktif yang diserahkan secara sukarela oleh warga yang tak mau disebutkan namanya di Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL.
Penyerahan satu buah granat aktif itu langsung oleh warga baru (eks Timor-Timur) kepada Anggota Unit Inteldim 1605/Belu Koptu Vitalys Nong Naen belum lama ini merupakan hasil dari upaya penggalangan anggota.
Dandim 1605/Belu, Letkol Inf. Wiji Untoro saat dihubungi media membenarkan adanya penyerahan satu buah granat aktif oleh warga Belu ke anggota Kodim Belu secara sukarela.
“Ini merupakan hasil penggalangan yang dilakukan anggota Kodim 1605/Belu tentang kepemilikan senpi atau bahan peledak kepada warga,” ujar dia, Jumat (18/9/2020).
Dikatakan bahwa, Kodim 1605/Belu terus melakukan penggalangan dan sosialisasi secara terus menerus guna memberikan pengertian kepada warga di wilayah Belu dan Malaka tentang bahaya menyimpan jatumuhandak.
Lanjut Wiji, tidak menutup kemungkinan masih banyak warga masyarakt baik warga lokal maupun warga baru (eks Timor-Timur) yang masih menyimpan bahan peledak, maupun senpi organik atau rakitan.
“Ke depan kita akan lakukan penganggalangan secara terus dan berkesinambungan sehingga warga sadar dan menyerahkan ke pihak berwenang,” kata dia.
Tambah Wiji, selain itu pihaknya juga akan terus memberikan kesadaran kepada warga masyarakat di wilayah Belu dan Malaka perbatasan RI-RDTL untuk selalu menjaga keamanan di daerah perbatasan.

