Dinkes Himbau Masyarakat Waspada Penularan DBD
Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Memasuki musim hujan di Kota Kupang, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Ari Wijana S Putra mengimbau masyarakat Kota Kupang agar Waspada penularan Demam Berdarah.
“Di musim hujan tiba dan intensitas curah hujan tinggi, karena itu, Warga harus mewaspadai penularan penyakit demam berdarah dan menjaga kesehatan diri serta keluarga,” ujarnya kepada Wartawan, Selasa, (12/12/2017)
Dijelaskannya, untuk mencegah penularan kasus demam berdarah warga harus aktif melakukan pencegahan dan pemberantasan dengan cara membersihkan lingkungan tempat tinggal secara rutin.
“Salah satunya melalui gerakan Jumat bersih,” sebutnya.
Kemudian, Kata Ari, melakukan pemberantsan sarang-sarang nyamuk dengan cara “3M Plus”, yaitu, pertama menguras tempat penampungan air seperti bak mandi, bak WC, tempayan air minum, drum air, tempat minum burung, vas bunga yang diisi air mineral minimal satu minggu sekali atau ditaburi dengan bubuk larvacida ke dalamnya sesuai dengan volume bak.
Baca juga : Triwulan Pertama 2017, Ada 10 Jenis Penyakit Diderita Masyarakat Kota Kupang
Ari mengatakan, Warga juga harus menutup bak-bak penampungan air, menguburkan atau menyingkirkan barang-barang bekas, tempurung kelapa, botol bekas, gelas pecah, gelas pelastik atau barang bekas yang bisa menampung air hujan.
Ari melanjutkan, selain itu, melindungi diri dari gigitan nyamuk denga memakai obat anti nyamuk atau kelambu pada saat tidur siang ataupun malam.
“Kalau masyarakat serius memperhatikan hal ini, maka saya percaya, mereka akan terhindar dari penularan demam berdarah,” kata Ari.
Ari mengaku, masyarakat harus menjaga kebersihan, karena DBD merupakan salah satu penyalkit yang cukup berbahaya. Pada tahun 2011 lalu, di Kota Kupang, penyakit tersebut sempat merenggut beberapa korban jiwa, dan kejadian itu sempat ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB). Untuk itu, kata Ary, masyarakat harus tetap waspada dengan menjaga pola hidup sehat.

