Pemerintah Kota Kupang Gandeng Unicef, SM Entertainment Dan YKMI Perkuat Kualitas Layanan Wash Cerdas Iklim Dan Inklusif di Sekolah

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Akses air bersih, sanitasi layak, dan praktik higiene yang baik merupakan fondasi utama terciptanya lingkungan belajar yang sehat dan aman bagi anak-anak. Namun, kondisi layanan Air, Sanitasi, dan Higiene (WASH) di sekolah-sekolah di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, masih menghadapi sejumlah tantangan mendasar, mulai dari keterbatasan akses air bersih sepanjang tahun, rasio toilet yang belum memenuhi standard nasional, hingga minimnya fasilitas cuci tangan pakai sabun dan kesadaran akan praktik higiene.

Menjawab permasalahan tersebut, Pemerintah Kota Kupang dengan dukungan UNICEF, SM Entertainment, Yayasan Kemanusiaan Madani Indonesia (YKMI) melalui pelaksanaan Program WASH In School dengan tema “Penguatan Kualitas Layanan WASH Tangguh Iklim dan Inklusif untuk Mendorong Anak Sekolah yang Sehat, Aman dan Peduli Iklim”. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyediakan layanan serta menerapkan praktik WASH yang berkelanjutan, ramah iklim, dan dapat diakses oleh semua kalangan.

Sebagai langkah awal memperkuat pelaksanaan program ini, telah diselenggarakan Rapat Koordinasi pada Senin, 22 Juni 2026, di Kantor Wali Kota Kupang. Pertemuan ini menjadi wadah penting untuk membangun komitmen bersama antara pemerintah daerah, UNICEF, dan YKMI, serta menyamakan pemahaman mengenai tujuan, mekanisme, dan target capaian program.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh 43 peserta, yang terdiri dari jajaran Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kota Kupang, perwakilan instansi terkait antara lain BPBD, Dinas Kesehatan, Bappeda, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Kupang, Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Kupang, Kepala Stasiun BMKG Kupang, Perusahaan Daerah Air Minum Kota Kupang, Dinas Lingkungan Hidup Kota Kupang, Kantor Kementeriaan Agama Provinsi NTT, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Propinsi NTT, Poltekes Kementerian Kesehatan RI, Forum PRB NTT, serta mitra strategis lainnya termasuk perguruan tinggi, lembaga keuangan, dan organisasi masyarakat.

Dari pihak UNICEF Indonesia hadir pula Bapak Chiranjibi Tiwari (Chief of CEWASH UNICEF Indonesia), Ibu Maraita Listyasari (WASH Specialist UNICEF Indonesia) Ibu Rostia La Ode Pado CEWASH Officer Kantor Perwakilan UNICEF Kupang mewakili Kepala Kantor Perwakilan UNICEF Kupang). Sementaraitu, YKMI dihadiri oleh program manager, Bapak Tatang Husaini melalui jalur daring dan tim pelaksana program wilayah NTT.

Agenda utama kegiatan meliputi paparan rinci mengenai rancangan Program WASH In School yang cerdas iklim dan inklusif, sesi diskusi serta tanggapan dari semua peserta yang hadir, hingga pembacaan komitmen bersama sebagai langkah kerja dan mekanisme koordinasi lanjutan.

Selain memperkenalkan program dukungan WASH In School yang cerdas iklim dan inklusif di Kota Kupang, pertemuanini juga akan membahas keberlanjutan program dukungan sebelumnya di Kota Kupang dan tentang optimalisasi pengelolaan sanitasi aman yang sedang berjalan di Kota Kupang, agar manfaat yang telah dirasakan masyarakat dapat terus terjaga dan ditingkatkan kualitasnya.

“Program Air, Sanitasi, dan Kebersihan atau WASH In School bukan sekadar pembangunan sarana fisik. Program ini adalah investasi untuk kesehatan, martabat, dan masa depan anak-anak kita. Setiap anak berhak memperoleh tempat yang aman untuk belajar dan bertumbuh, dan hak tersebut harus diwujudkan secara nyata melalui sekolah yang sehat, inklusif, dan mampu beradaptasi terhadap tantangan perubahan iklim,” ujar Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, S.H., dalam sambutan yang dibacakan oleh Bapak Ignasius RepelitaLega,SH Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang saat membuka Rapat Koordinasi Program WASH In School Cerdas Iklim dan Inklusif di Aula Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Senin (22/6/2026).

“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi dan kolaborasi yang kuat antar semua pihak. Kami berharap komitmen yang dibangun dalam pertemuan ini dapat menjadi langkah nyata untuk mewujudkan sekolah-sekolah di Kota Kupang yang tidak hanya memiliki fasilitas WASH yang memadai, tetapi juga tangguh terhadap perubahan iklim dan inklusif bagi seluruh siswa,” ujarRostia La Ode Pado CEWASH Officer Kantor Perwakilan UNICEF Kupang.

Sementara itu, Program Manager YKMI, Tatang Husaini dalam sambutannya menyatakan bahwa YKMI sebagai mitra pelaksana UNICEF menegaskan kesiapannya untuk mendampingi pemerintah daerah dalam setiap tahapan program, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pemantauan dan evaluasi, agar hasil yang dicapai dapat memberikan dampak positif yang nyata dan berkelanjutan bagi kesehatan dan kesejahteraan anak-anak sekolah di Kota Kupang.(*)