Sapi Kurban Presiden Prabowo Diserahkan Wabup Belu ke Masjid Al-Ikhlas

Bagikan Artikel ini

Laporan Yan Manek
Atambua,NTTOnlinenow.com-Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden RI, Prabowo Subianto kepada Masjid Al-Ikhlas Halilulik, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Rabu (27/5/2026).

Sapi kurban jenis Brahman dengan bobot 8,17 kilo diserahkan langsung oleh Wabup Vicente kepada Sultan selaku pengurus Masjid Al-Ikhlas disaksikan Kadis Peternakan Belu, tokoh agama, Kapolsek Tasbar dan tokoh masyarakat.

Wabup Vicente menyampaikan bahwa, hari ini adalah hari yang bersejarah dan penuh makna bagi Kabupaten Belu. Bantuan sapi dari Presiden Prabowo merupakan wujud nyata kehadiran negara, bentuk kepedulian seorang pemimpin bangsa kepada masyarakatnya yang berada di daerah, khususnya para peternak kecil yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan kita.

“Hari ini adalah hari yang penuh keberkahan bagi daerah Belu. Kita tidak hanya merayakan Idul Adha, hari raya kurban yang mengajarkan kita tentang keikhlasan, ketaatan, dan semangat berbagi Kita juga menyaksikan wujud nyata kehadiran negara melalui bantuan sapi dari Bapak Presiden RI kepada masyarakat Belu,” ujar dia.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Belu dan seluruh masyarakat, Vicente menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia.

“Terima kasih atas perhatian dan kepedulian Bapak terhadap masyarakat di perbatasan utara Pulau Timor ini. Bantuan ini adalah bukti bahwa pembangunan dan kesejahteraan adalah hak seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali,” kata dia.

Dikatakan bahwa, sektor peternakan adalah salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat Belu yang perlu terus di dorong. Lebih dari 70% rumah tangga di desa kita menggantungkan hidup pada pertanian dan peternakan. Bagi masyarakat kita, sapi bukan hanya hewan ternak.

“Sapi adalah tabungan hidup, modal usaha, sumber pupuk organik, dan bagian dari sosial sosial budaya. Kita harus memberikan apresiasi yang tinggi bagi para peternak dari Kabupaten ini yang telah sukses beberapa tahun ini mensuplai ketersediaan sapi yang memenuhi syarat dan standar bantuan Presiden yang kisaran bobot 900 kg ke atas,” ucap Vicente.

Dia berharap melalui Dinas Peternakan Belu dapat mendorong dan mendampingi peternak di Belu untuk siap memiliki potensi besar di sektor peternakan. Sapi, kuda, dan kambing adalah komoditas unggulan yang menjadi tumpuan hidup sebagian besar masyarakat kita, khususnya di wilayah perbatasan.

“Idul Adha mengingatkan kita pada teladan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail tentang ikhlas, taat, dan rela berkorban demi kebaikan bersama. Nilai ini sangat dekat dengan semangat Foun Wehali dan gotong royong yang hidup di masyarakat Belu,” tambah dia.

Momentum hari raya Idul Adha Vicente menyampaikan sejumlah pesan yakni, bersama-sama kita pastikan daging kurban sampai ke pihak yang paling membutuhkan.

Menjaga kerukunan dan persatuan. Belu sebagai daerah perbatasan RI-RDTL harus menjadi contoh toleransi dan persaudaraan antar umat beragama dan antar bangsa. Mari kita rawat perdamaian ini.

Kemudian, mendukung ketahanan pangan dan peternakan lokal. Kabupaten Belu memiliki potensi besar di sektor peternakan dan pertanian. Pemerintah pusat dan provinsi berkomitmen membantu peternak lokal agar kesejahteraan masyarakat Belu meningkat.

Sementara itu, Pengurus Masjid Al-Ikhlas Halilulik, Sultan menyampaikan bahwa, bantuan sapi kurban Presiden Prabowo ini merupakan bentuk nyata kepedulian bagi warga sekitar sini dan bermanfaat bagi warga.

“Kami akan laksanakan amanah ini dengan sebaik mungkin dan akan disalurkan kepada para mustahqil,” kata dia.