Libatkan Parpol, Kodim 1605/Belu Deklarasi Pemilu Damai 2024

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kodim 1605/Belu menggelar Pemilu Damai tahun 2024 bertempat di lapangan hitam Makodim Belu, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Senin (14/11/2023).

Deklarasi Pemilu Damai dipimpin Dandim 1605/Belu dihadiri Wakil Bupati Belu, Kabag Ops Polres Belu, KPU Belu, Bawaslu Belu, peserta partai politik, ormas serta unsur komponen bangsa se-Kabupaten Belu lainnya.

Dalam kegiatan itu, Dandim Belu, Letkol Arh. Suhardi berharap proses pelaksanaan Pemilu 2024 nanti dapat berjalan aman, tertib dan lancar. Untuk itu, maka tanggung jawab kita, bersama seluruh komponen masyarakat dalam menjaga kondusifitas wilayah menjadi prioritas utama.

“Sehingga kita perlu mengantisipasi dan mencegah segala kemungkinan perkembangan terjadinya situasi yang dapat mengganggu kelancaran proses pelaksanaan proses tahapan Pemilu Tahun 2024,” ujar dia.

Dengan demikian, pelaksanaan Deklarasi Pemilu Damai Tahun 2024 ini penting untuk dilaksanakan guna mengecek kesiapan dan kemantapan seluruh personel maupun perlengkapan yang digunakan dalam mendukung kelancaran dan suksesnya Pemilu Tahun 2024.

“Tujuan dilaksanakan kegiatan deklarasi ini untuk menyampaikan pesan kami bahwa khususnya kami TNI netral, dengan harapan agar Pemilu 2024 berlangsung aman, lancar, damai dan sukses,” terang Suhardi.

Diharapkan, dengan dilaksanakannya kegiatan ini, di setiap komandan dan seluruh unsur atau bagian yang terlibat benar-benar telah mengetahui dan memahami tugas, tanggungjawabnya masing-masing. Sehingga senantiasa memiliki kesiapsiagaan dan mampu melaksanakan tugas pengamanan Pemilu secara optimal dan tidak terjadi kesalahan prosedur di lapangan.

“Tugas mulia ini wajib kita laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, dalam kekompakan dan sinergitas yang tinggi, karena merupakan bagian penentu dari kelancaran dan keberhasilan dalam pelaksanaan proses Pemilu tahun 2024, yang memiliki arti amat penting dan strategis bagi kelangsungan hidup Bangsa dan Negara Indonesia lima tahun kedepan,” ungkap Suhardi.

Kepada seluruh elemen masyarakat Belu yang berhak tentukan pilihannya, dihimbau walaupun berbeda pilihan, namun diharapkan tetap menjaga dan mengutamakan persatuan dan kesatuan, ketenangan, kedamaian serta keamanan situasi di wilayah. Karena pada dasarnya siapapun yang terpilih itu merupakan pilihan untuk kita semua, demi kesejahteraan dan kemakmuran seluruh Rakyat Indonesia.

“Jangan mudah terpengaruh, terprovokasi dan diadu domba oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, lewat propaganda berita hoax dan kampanye hitam, yang dapat menimbulkan konflik dan mengganggu kondusifitas di wilayah,” pesan Suhardi .

Lebih lanjut ditegaskan kepada seluruh Prajurit TNI, khususnya yang terlibat dalam pelaksanaan tugas pengamanan Pemilu 2024, senantiasa memegang teguh komitmen netralitas yang sudah mutlak dan tidak bisa ditawar-tawar lagi.

“Kami berkomitmen netralitas yang sudah mutlak dan tidak akan tawar lagi. Komitmen menjaga netralitas itu harga mati, jadi kami minta rekan-rekan yang berkontestan jalankan pesta demokrasi dengan baik jangan jalankan isu yang tidak benar,” tegas dia.

“Percayalah bahwa TNI pada dasarnya tidak memihak kemanapun juga dan ini sudah ditetapkan dari Komando atas kita melaksanakan deklarasi sampai ke tingkat bahwa supaya meyakinkan ke masyarakat bahwa TNI tidak berpolitik,” tambah Suhardi.