Kontraktor PT Betania Nusa Jaya Akui Kesalahannya Para Buruh Belum Diberikan Alat Pelindung

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Kontraktor PT Betania Nusa Jaya, Jek Oematan, Selasa (31/5/22) di lokasi proyek mengatakan bahwa buruh yang bekerja di proyek pembangunan Gereja Katedral tidak memakai alat pelindung ini adalah kesalahannya sebagai kontraktor.

Menurut Jek, alat pelindungnya seperti helem, rompi memang sudah ada tapi saya belum berikan soalnya tidak cukup dengan para buruh yang bekerja disini jumlahnya sebanyak 68 orang buruh.

“Kami sudah ada pengadaan tambahan alat pelindung sebanyak 200, nantinya pasti akan diberikan kepada buruh yang bekerja diproyek ini, mereka harus memakai alat pelindung untuk keselamatan juga akses masuk keluarnya mereka pada saat jam kerja,” katanya.

Jek, memang dalam pekerjaan kami mengalami kendala dengan lokasi proyek, karena tempatnya tidak bisa simpan bahannya karena ruang geraknya sempit, tapi pekerjaan tetap berjalan dengan baik dan batas waktu kerja sampai 28 november 2022.

Ia menambahkan bahwa Pekerjaan proyek pembangunan ini sudah dikerjakan mulai 15 Maret 2022 terhitung 240 hari kalender waktu kerja dan sudah 17,5%.

“Pekerjaan proyek dengan anggaran Rp 21.825.761.300 (Dua puluh satu milyard delapan ratus dua puluh lima juta tujuh ratus enam puluh satu ribu tiga ratus rupiah) sumber dana APBN tahun 2022,” ujarnya. (DEM)