Polda NTT Tetapkan FB Sebagai Tersangka Kasus Penyalahgunaan Pengangkutan BBM Bersubsidi PT. SKM

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kupang, NTTOnlinenow.com – Subdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda NTT berhasil mengungkap kasus dugaan Tindak Pidana (TP) penyalahgunaan pengangkutan dan niaga BBM bersubsidi sebanyak 1.800 Liter di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) pada hari Rabu kemarin (27/04/2022).

Hal ini diungkapkan oleh Kabidhumas Polda NTT AKBP Ariasandy, S.I.K didampingi Dirreskrimsus Polda NT Kombes Pol Dr. Noviana Tursanurohmad, S. I. K., M. Si kepada Wartawan saat konferensi pers di Mapolda NTT, Kamis (28/04/2022).

“Modus operandinya, BBM bersubsidi jenis minyak tanah diangkut menggunakan mobil pick up dari tempat penampungan rumah saudara terduga AT ke lokasi tambang atau industri milik PT. Sari Karya Mandiri (SKM) yang beralamat di Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten TTU”, ujar AKBP Ariasandy, S.I.K.

Lanjutnya, pasal yang disangkakan sesuai ketentuan yang dilanggar yakni, UU nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja, perubahan UU nomor 22 tahun 2001 tentang migas pasal 55, pasal 56 ayat (1) dan ayat (2).

“Barang bukti yang diamankan adalah mobil Pick Up Mitsubshi L300 kemudian sebanyak 1.800 liter BBM minyak tanah yang disimpan di 9 drum besi berukuran 200 liter dan satu kunci mobil.

Saat ini barang bukti diamankan di Mapolres TTU”, terang Kabidhumas Polda NTT.

“Sementara tersangkanya berinisial FB (58) yang merupakan pria asal Kabupaten Timor Tengah Utara”, tambahnya.

Terkait kronologi kejadiannya, Kabidhumas Polda NTT menyampaikan, pada hari Rabu tanggal 27 April 2022 sekira pukul 14.30 wita, saat Anggota Ditreskrimsus Polda NTT melakukan patroli penyalahgunaan BBM, didapati satu unit mobil Mitsubishi Pick Up L300 berwarna hitam dari arah Kecamatan Kefamenanu menuju Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) membawa BBM bersubsidi Minyak Tanah di dalam 9 buah drum.

Baca juga : https://www.nttonlinenow.com/new-2016/2022/04/28/tim-krimsus-polda-ntt-amankan-18-ton-bbm-milik-pt-sari-karya-mandiri/

Kemudian dihentikan di kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten TTU, dengan menunjukkan surat perintah tugas dan meminta sopir yang bernama Fransiskus Barbosa menunjukkan barang bawaan yang ada di bak belakang mobil tersebut. Dan ditemukan sembilan buah drum yang totalnya berisi 1800 liter BBM jenis Minyak Tanah.

“Karena sopir tidak dapat memperlihatkan dokumen yang sah terkait pengangkutan dan perniagaan BBM bersubsidi Pemerintah tersebut, maka FB di bawa ke Polda NTT guna proses lebih lanjut”, tandas Kabidhumas Polda NTT.

Sementara itu, Dirreskrimsus Polda NTT menambahkan, perkara ini tetap diproses lebih lanjut dan perkembangannya akan Disampaikan kepada media.

“Yang jelas, perkara ini tetap akan kami proses lebih lanjut”, pungkas Dirreskrimsus Polda NTT.

Foto : Kabidhumas Polda NTT dan Dirreskrimsus Polda NTT saat menggelar Konferensi Pers terkait pengungkapan kasus BBM bersubsidi, Kamis (28/04/2022).