PGRI TTU Minta Pemda Aktifkan Kembali Guru PTT Tidak Lulus Seleksi Dengan Kebijakan Khusus
Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) meminta Bupati untuk mengaktifkan kembali guru PTT yang tidak lulus seleksi.
Permintaan tersebut disampaikan Ketua PGRI Kabupaten TTU, Dominikus Nitsae S.Pd pada Rabu (13/04/2022) pagi dalam kesempatan audiens bersama Bupati TTU di Aula lantai II Kantor Pemda TTU.
Menurutnya, para guru PTT yang tidak lulus seleksi agar diaktifkan dengan kebijakan khusus dengan alasan tertentu.
“Saat ini, guru – guru sedang berproses dalam berbagai Program Unggulan yang dicanangkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Tehnologi Republik Indonesia. Jadi kita berharap Pemda TTU bisa mengaktifkan kembali para guru yang tidak lulus seleksi dengan Kebijakan Khusus”, pinta Dominikus.
Ia juga berharap, perekrutan penilaian menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan pada tahap seleksi berikutnya.
Pernyataan sikap PGRI TTU ini katanya, sedikit menuntut lantaran berdasarkan Analisis Keputusan Bupati No 817/355/BKDPSDM tanggal 6 April 2022 yang didalamnya terdapat kekeliruan.
“Persoalan perekrutan PTT, kami mengapresiasi karena dilakukan secara terbuka. Namun yang menjadi persoalan terkait pengumuman bertentangan dengan Peraturan Bupati
Nomor 71 tahun 2021”, ungkap Dominikus.
Menyikapi pernyataan sikap Ketua PGRI TTU, Bupati Juandi David berjanji akan mengusulkan kepada DPRD dalam sidang perubahan.
“Apabila ada sidang perubahan kami akan mengusulkan kepada DPRD untuk kalau boleh mengakomodir tenaga – tenaga pendidik dan tenaga kesehatan untuk dan atau mengambil kebijakan saat sidang perubahan dan akan mengeluarkan Surat, Instruksi kepada para Kepala Sekolah. Bahwa untuk sementara bagi para guru / PTT yang dalam hal seleksi tahun 2022 dinyatakan tidak lulus agar jangan dikeluarkan dari Dapodik sambil menunggu Sidang Perubahan Anggaran tahun 2023”, jelas Bupati Juandi.
Pantauan NTTOnlinenow.com, kegiatan Audiens Bupati TTU dengan Ketua dan 30 Anggota PGRI Kabupaten TTU berjalan dengan mematuhi pratokol Covid – 19.
Dalam audiens tersebut, Bupati TTU, Drs Juandi David didampingi Wakil Bupati TTU Drs. Eusabius Binsasi,
Sekda TTU, Fransiskus Fay S.Pt. M.Si.
Turut hadir, para asisten bersama sejumlah pimpinan SKPD.
Foto : Penyerahan Pernyataan Sikap PGRI TTU, oleh Ketua PGRI, Dominikus Nitsae kepada Bupati Juandi David.

