Hanya 3 dari 24 Kecamatan di Kabupaten TTU, Masuk Data Stunting Terendah

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Sebanyak tiga kecamatan dari 24 kecamatan di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) saat ini mempunyai data stunting terendah.

Ketiga kecamatan dimaksud, yakni Kecamatan Kota Kefamenanu, Bikomi Utara dan Biboki Tanpah.

Hal tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi pemerintah daerah setempat untuk terus menekan angka stunting di Kabupaten TTU.

Kepala Dinas Kesehatan, Thomas Laka, S.Km, M.Kes menjelaskan, data angka prevalensi stunting di tiga kecamatan.

“Kecamatan Kota Kefamenanu berada pada angka 15,55 %, Kecamatan Bikomi Utara 13,48 % dan di Kecamatan Biboki Tanpah berada pada angka 15,71 %,” jelas Thomas Laka yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (27/10/2021).

Secara lintas sektor, lanjut Thomas, angka stunting di tingkat kecamatan merupakan tugas atau PR dari tim di kecamatan dan di tingkat kabupaten merupakan tanggungjawab dinas kesehatan bersama lintas sektor.

Sementara itu tiga kecamatan dengan angka stunting tertinggi, kata Tom Laka, yakni di Kecamatan Bikomi Nilulat dengan angka 41,71 %, selanjutnya di Kecamatan Mutis dengan angka 43,84 % dan di Kecamatan Bikomi Tengah dengan angka 45,85 %.

“Untuk terus menekan angka stunting di Kabupaten TTU, kita akan menindaklanjuti dengan melakukan rapat bersama para Camat, Kepala Puskesmas dan para Kepala Desa untuk menjadi perhatian terkait data yang ada,” kata Thomas.

Untuk menekan angka stunting di Kabupaten TTU, Thomas mengatakan membutuhkan kerjasama lintas sektor. Seperti dari sektor pertanian membutuhkan ketersediaan pangan atau makanan, selain itu ketersediaan protein dari sektor peternakan dan perikanan serta sektor yang menyiapkan sarana air bersih yang sehat dan sektor lainnya sesuai peran dan fungsi masing-masing.

Foto : Kepala Dinas Kesehatan TTU, Thomas Laka, S.Km, M.Kes.