Pimpin Misa Syukur, Pelantikan ADPRD TTU. Uskup Atambua Berpesan Bupati dan Jajarannya, “Awas”

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Kurang lebih tiga ratus tamu undangan hadir dalam perayaan Misa Syukur Pelantikan Andina Winantuningtyas, A. Md sebagai ADPRD TTU. Misa di pimpin langsung Yang Mulia Uskup Atambua Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr di damping para imam Konselebran bertempat di Gereja St. Fransiskus Wini, Kecamatan Insana Utara, kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Rabu (06/10/2021).

Dalam Homilinya Uskup Atambua Mgr Dominikus Saku mengatakan kaitan dengan tugas yang diemban Andina Winantuningtyas sebagai wakil rakyat, merupakan pekerjaan yang gampang, dirumuskan dengan singkat 3 A.

“Kalau saya memyimak pekerjaan ibu Andina sudah dimulai sejak Juli 2021. Pekerjaan mereka semua sebagai Anggota DPRD, sebenarnya gampang. Dirumuskan dengan singkat 3 A.

Yang pertama, Aturan / Regulasi.

“Saya perlu bertanya ke ketua DPRD, selama Covid ini mereka sudah habiskan berapa regulasi. Kalau regulasi mereka masih kurang, kita sebagai masyarakat harus pergi pertanyakan ke rumah besar di KM 9 sana”, ungkap Uskup tegas.

Kedua, lanjutnya “Awas” (Pengawasan)”, tegas Uskup.

DPRD TTU harus bisa mengawasi Bupati dan jajarannya dengan baik.

“Selama ini, sudah sejauh mana mereka mengawasi sehingga Bupati dan semua jajarannya bekerja secara benar.
Merekalah yang harus katakan kepada Bupati, Bupati awas ! Camat, Awas! Kepala Desa, Awas!
Dan semua yang menerima uang dari Negara perlu diawasi”, tandas Uskup Dominikus.

Berikutnya terkait Anggaran.

Yang Mulia meminta kepada pimpinan DPRD TTU dan anggotanya untuk berjuang mendapatkan dana untuk membangun Daerah.

“Ketua DPRD dan seluruh anggota, termasuk ibu Andina yang baru mengemban tugas baru sebagai wakil rakyat, harus bisa berjuang supaya ada dana untuk membangun daerah ini”, pinta Uskup.

Ia juga mengingatkan, agar tiga hal itu dapat berjalan dengan baik, maka selain bersyukur, sangat perlu memohon bantuan Tuhan supaya mencerahi Lembaga DPRD TTU.

“Kedatangan ibu Andina dari jauh, tinggalkan keluarga, kampung halaman, sebenarnya tidak ada kaitan dengan tugas ibu Andina. Tetapi ada kaitan dengan suatu pembaharuan. Sehingga disinilah seluruh masyarakat berharap ibu Andina bisa membawa suatu perubahan yang lebih baik”, kata Uskup.

Sambungnya, “Pimpinan DPRD, pengembangan di wilayah Pantai Utara harus ditingkatkan. Kamu mau berkelahi bagaimanapun di dalam gedung biru, itu urusan kamu. Asal bisa melakukan sesuatu yang bisa dikembangkan. Tinggal bagaimana kalian mengatur regulasinya agar di Pantai Utara ini ada perubahan baik”, tegas Uskup Dominikus.

Sementara, Ketua DPRD TTU, Hendrikus Bana dalam sambutannya, menyampaikan pesan kepada ibu Andina untuk terus memperjuangkan aspirasi rakyat dari daerah pemilihannya.

“Saya berpesan, agar aspirasi rakyat dari dapilnya ibu Andina, terus diperjuangkan.
Pasti akan ada banyak perbedaan pendapat. Kelolah perbedaan yang baik, karena dipundak kita banyak harapan”, kata Hendrikus Bana.

Kepada Yang Mulia Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr, Pimpinan DPRD dan Bupati serta jajarannya, Andina Winantuningtyas, juga berjanji akan mewujudkan suatu perubahan yang lebih baik bagi masyarakat pemilih.

Ibu Andina Winantuningtyas saat menyampaikan sepatah kata di Gereja St. Fransiskus Wini.

Andina yang tidak pernah membayangkan sebelumnya harus tinggal di tempat yang jauh dari orang tuanya juga, memyampaikan ungkapan terimakasih kepada suaminya, Yosep Falentinus Delasalle Kebo yang telah memberikannya suatu pengalaman yang luar biasa.

“Dengan suami selalu diajak diskusi dan mengajak saya untuk kembali membangun kampung halamannya.  Satu hal yang tidak pernah didapatkan dari kehidupan yang dulu, di Timor saya mendapat banyak pengakuan bahwa saya adalah keluarga mereka juga. Terimakasih untuk keluarga besar Kebo, masyarakat Wini, Insana Utara yang tukus menerima.kehadiran saya dan terus mensupport saya dalam mengemban tugas yang baru ini”, ungkap Andina.

Ungkapan terimakasih juga disampaikan kepada Yosep Falentinus Delasalle Kebo, suaminya.

Terimakasih kepada suami saya, No Falen. Yang selalu ingin menjadikan saya sebagai istri yang pintar. Terimakasih supportnya”, ungkap Andina

Di kesempatan yang sama, Bupati TTU, Drs. David Djuandi, diwakili Asisten Administrasi Setda TTU, Raymundus Thall mengakui Daerah sangat membutuhkan seorang Legislator yang benar – benar menempatkan kepentingan pemilihnya di atas kepentingan pribadinya.

“Sebagai seorang ibu, kepekaan dan naluri keibuan akan dapat lebih menyatu dengan masyarakat dalam memperjuangkan kepentingan mereka”, ungkap Raymundus Thall dalam sambutan tertukis Bupati yang dibacakannya.

Sebagai mitra DPRD, Pemerintah Daerah, katanya akan senantiasa bersikap terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun dari para anggota Dewan.

Kontrol terhadap setiap kebijakan sangat diperlukan, agar cita – cita dalam mewujudkan masyarakat TTU yang sejahtera dan mandiri dapat terwujud, katanya.

Bupati TTU juga mengingatkan untuk tetap bergandeng tangan membangun daerah.

“Pilkada telah usai, saatnya bersama bergandeng tangan membangun daerah ini sesuai tugas kita masing – masing. Perbedaan dalam setiap pemilihan adalah hal yang lumrah. Jangan jadikan perbedaan itu sebagai penghalang dalam membangun daerah ini”, demikian sambutan Bupati yang dibawakan Asisten Administrasi Setda TTU, Raymundus Thall.

Keterangan foto : Falentinus Kebo dan ibu Andina Winantuningtyas berfoto bersama Yang Mulia, Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr, Pimpinan DPRD TTU bersama anggota dan pejabat Eksekutit, usai perayaam.Misa Syukur.