Buat Proyek Fiktif dan Rekayasa LPJ Dana Desa, Jaksa Penyidik Kejari TTU Tahan Kades Birunatun

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Martinus Tobu, Kades Birunatun, Kecamatan Biboki Feotleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) ditahan jaksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) TTU, Senin (10/5/2021) malam.

Ia ditahan setelah diperiksa selama 10 jam dan langsung ditahan di sel Mapolres TTU.

Diketahui, Kades Martinus Tobu ditahan karena membuat proyek fiktif dan mengebiri dana desa serta memanipulasi laporan pertanggungjawaban tahun
anggaran 2017 sampai 2020.

Sesuai hasil audit Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten TTU, total kerugian negara akibat korupsi dana desa yang dilakukan Kades Birunatun sebesar Rp 1,1 miliar.

Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila, SH, MH, membenarkan peristiwa penahanan tersebut.

“lya benar. Kades Birunatun sudah ditahan tadi. Lengkapnya, nanti tanya Kasi Pidsus saja ya,” pintanya melalui telepon genggamnya.

Kasi Pidsus Kejari TTU, Andre Keya, SH, belum berhasil dihubungi wartawan.

Sebelumnya diberitakan, Roberth Jimmy Lambila, SH, MH, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengungkapkan 29 kepala desa kini masuk waiting list (daftar tunggu) untuk diperiksa tim penyidik kejaksaan.

Mereka bakal diperiksa karena terindikasi melakukan korupsi dana desa.

“Sejak Februari 2021 saya jadi kepala kejaksaan di Kabupaten TTU, sudah ada 29 kepala desa yang diadukan masyarakat ke jaksa. Dan saya sudah minta Kasi Intel Kejari TTU untuk mulai lakukan telaahan,” jelas Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila, SH, MH, Jumat (7/5/2021) malam.

Dari jumlah itu, 4 orang kades sudah diperiksa. Dan 3 orang kades telah ditetapkan sebagai tersangka. Berarti 26 kades lainnya menunggu dipanggil.

Keterangan Foto : Kades Birunatun, Martinus Tobu saat hendak digiring ke Sel Mapolres TTU, Senin (10/05/2021) malam.