Peduli Sesama, Satgas Yonif 742/SWY Berbagi Kasih Dengan Warga Belu Perbatasan RI-RDTL

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY berbagi kasih bersama warga Desa Maumutin, Kecamatan Raihat Kabupaten Belu, NTT wilayah Timor Barat, Kamis (25/3/2021).

Kegiatan program Satgas Yonif 742/SWY terpusat di Pos Turiscain dipimpin langsung Dansatgas Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro yang dihadiri para Perwira Staf Yonif 742/SWY, Camat Raihat, Kepala Desa Maumutin, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda dengan menerapkan prokes Covid-19.

Dalam kegiatan peduli terhadap sesama warga di perbatasan, Satgas Yonif 742 asal Mataram Provinsi NTB membagikan sejumlah sarana berupa Alkitab 75 buah, pakaian layak pakai 3 karung, bola kaki 4 buah, bola voli 3 buah, net voli 2 nuah serta perlengkapan sekolah buku tulis dan tas 15 set.

Dansatgas Yonif 742/SWY Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro menyampaikan, dirinya terharu dan bahagia atas antusias anak-anak serta warga masyarakat sekitar pos Turiscain yang menyambut kedatangannya dengan tarian daerah dan dikalungi kain adat.

Dikatakan, tugas pokok TNI diwilayah perbatasan adalah menjaga patok perbatasan negara dengan baik. Selain itu tugas yang tidak kalah mulianya adalah membantu masyarakat sekitar pos terutama diwilayah binaan seperti hari ini di Desa maumutin.

Sigit menekankan bawah warga masyarakat harus ikut membantu mengawasi anggota pos di sepanjang garis perbatasan negara. Apabila ada masalah tolong segera disampekan ke Dankipur ataupun Dansatgas langsung.

Jelas dia, Satgas Yonif 742 siap membantu kesulitan masyarakat dengan ketahanan pangan dengan membuat lahan yang tidak produksi bisa di produktif bersama anggota pos. Dengan berkebun dapat menghasilkan nilai tambah khususnya ekonomi bagi masyarakat.

“Selain tugas pokok jaga kedaulatan NKRI di wilayah Belu perbatasan RI-RDTL kita siap membantu kesulitan masyarakat terkait air dengan bantuan mesin air bagi warga sekitar Pos Turiscain,” ujar dia.

“Kita kuga mengizinkan untuk warga bisa menggunakan truk Satgas sebagai transportasi untuk melaksanakan ibadah di gereja tiap hari minggu,” tambah Sigit.

Lanjut Dansatgas Yonif 742 itu menekankan kepada warga perbatasan Belu tentang menjaga kesehatan dimasa pandemi Covid-19 dengan disiplin menggunakan Masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.