Pemkot Percepat Vaksinisasi Bagi Lansia
Kupang, NTTOnlinenow.com – Pemerintah Kota (Pemkot) melalui dinas kesehatan Kota Kupang tengah mempercepat vaksinisasi bagi para Lansia dan tenaga Pelayanan Publik. Puskesmas-puskesmas diharapkan segera berkoordinasi lintas sektor, mempercepat proses vaksinisasi dan diharapkan telah selesai pada minggu ke dua bulan maret mendatang.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Retnowati, Jumat, (12/3/2021) mengatakan telah menyurati puskesmas-puskesmas di kota Kupang untuk segera berkoordinasi dengan semua pihak agar proses vaksinisasi dipercepat.
“Setiap Puskesmas agar segera melakukan koordinasi dengan lintas sektor (camat, Lurah, RT, RW dan Lembaga mayarakat) di wilayah kerja masing-masing untuk menginformasikan tempat ataupun lokasi pelayanan vaksinisasi,” katanya.
Dikatakan Retnowati, proses vaksinisasi tahap dua pada sasaran lansia dan tenaga pelayanan publik dosis satu ini segera diselesaikan paling lambat minggu kedua bulan maret mendatang.
Vaksinisasi tahap dua ini, kata Retnowati, masih menggunakan vaksin merk Sinovac diproduksi oleh biofarma dan dikemas dalam multidose (satu varial berisi 10 dosis). Vaksin ini bisa dibuka jika sasaran yang telah lolos skrining atau siap divaksinisasi sebanyak 10 sampai delapan orang.
Proses vaksinisasi tahap dua untuk para lansia dan tenaga pelayanan publik ini, telah dibuka di setiap puskesmas mulai, Sabtu, (6/3/2021) kemarin. Puskesmas-puskesmas sudah mulai kebut melakukan vakisinisasi ini.
Terpisah, kepala Puskesmas Pasir Panjang, Evalina Korebima, menyebut, pihaknya diberi target vaksinisasi kepada 600 orang, terdiri dari 400 lansia dan tenaga pelayanan publik sebanyak 220 dalam satu pekan kedepan.
Namun demikian, lanjut dia, pihaknya juga tidak menutup kemungkinan untuk melayani lansia maupun tenaga pelayanan publik dari luar kecamatan Pasir Penjang.
Proses pelayanan vaksinasi, kata dia, telah berlangsung selama dua hari dan dibuka dari pukul 08.00 Wita sampai pukul 12.00 Wita. Karena menggunakan vaksin multidisose, kata dia, maka pihaknya baru bisa membuka vaksin itu, apabila penerima sudah sebanyak delapan sampai 10 orang.
Dikatakan Korebima, evaluasi akan terus dilakukan atas proses pelakasaan vaksin itu, hingga saat ini baru 32 penerima yang terlayani, baik lansia maupun tenaga pelayanan publik.
“Kami berusaha untuk mengejar target yang diberikan ini. Pelayanan kami buka setiap hari, kecuali hari libur,” katanya.
Dikatakan Korebima, antusias para lansia untuk menerima vaksin ini sangat luar biasa, bahkan mereka telah mendaftar jauh-jauh hari, sebelum vaksin itu tiba di Puskesmas.
Korebima melanjutkan, pihaknya tengah memperkuat koordinadi dengan para camat, Lura RT/RW dan lembaga kemsyarakatan untuk proses vaksinisasi ini. Para lintas sektir ini, telah membentuk gurup WA untuk mempermudah dan memperkuat koordinasi.
Semua informasi, maupun segala kegiatan akan dikoordinasikan dalam grup WA ini. Kata dia, Lurah dan Camat serta RT/RW juga tengah turun ke masyarakat mengahimbau para lansia untuk datang ke Puskesmas dan melakukan vaksin.
“Jadi kerja sama lintas sektor sangat bagus. Pak Lurah dan Pak camat bahkan mendampingi kami saat proses vaksinisasi ini,” katanya.

