Bronjong Kali Rubuh, Kepala BPBD TTU : Pembangunan Bronjong Seumbam Harus Digali Terlebih Dahulu

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Toalin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Rubuhnya pembangunan bronjong kali Seumbam di Maubesi Kecamatan Insana Tengah, mendatangkan kontra antara perencana dan rekanan, CV Impian Bersama.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Yosefina Lake kepada wartawan di Kefamenanu, Senin (08/02/2021) mengatakan, pihak perencana menyebut dalam gambar pembangunan bronjong harus digali sedalam 50 centimeter (cm). Sementara rekanan yang mengerjakan bronjong dalam hal ini CV Impian Bersama, mengatakan pengerjaan bronjong Kali Seumbam dilakukan dengan cara dibentangkan di atas tanah tanpa digali terlebih dahulu, sudah sesuai gambar yang dibuat perencana.

Sehingga Yosefina Lake meminta rekanan CV. Impian Bersama agar tidak asal bicara pasca ambruknya Bronjong Kali Seumbam yang dikerjakannya.

“Harusnya semua pihak duduk bersama, baik rekanan, perencana, PPK maupun BPBD untuk mencari solusi perbaikan pembangunan bronjong yang rubuh. Bukan membuat pernyataan membenarkan diri dan menyalahkan pihak lain”, tandas Yosefina.

Ia mengatakan pihaknya sedang mengatur waktu pertemuan untuk mempertemukan rekanan dan perencana untuk meluruskan tudingan rekanan.

Baca juga : Bronjong Kali Seumbam Ambruk Usai Dikerjakan. Kontraktor Bilang Itu Salah Perencana

“Hari ini kami rapat tentukan waktu untuk menghadirkan semua pihak guna meluruskan dan sekaligus melihat gambar sesuai hasil perencanaan. Apakah yang dia omong itu sesuai gambar atau tidak. Karena hasil konfirmasi saya dengan perencana, sesuai dengan gambar. Untuk tembok penahan itu galiannya satu setengah meter ke dalam, sisanya setengah meter harus masukkan bronjong dan harus ada pengaitnya. Kemarin di lapangan memang ada, tapi besinya lurus, kemungkinan besar tidak ada pengaitnya. Kebetulan pekerjaan itu satu item dengan tembok penahan dengan pagu dana sekitar Rp 700 juta lebih. Sementara rekanan dalam pernyataannya melalui media menuding kalau sejak awal perencana memaksakan agar pengerjaan bronjong tersebut dilakukan sesuai dengan produk yang dihasilkan perencana yakni hanya dibentangkan saja. Nanti kita pertemukan untuk lihat gambar bersama-sama,” tegasnya.