Soal Vaksin Yang Rusak Di TTU, Begini Jawaban Kadis Kesehatan Thomas Laka
Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Belum lama ini, tersiar berita kerusakan vaksin di Puskesmas Maubesi Kecamatan Insana Tengah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
Tersiarnya informasi tersebut, membuat Aemilianus Mau, Ketua Dewan Pengurus Wilayah, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPW PPNI)angkat bicara.
Ia mengatakan, soal vaksin yang rusak di TTU sendiri, disebabkan manajemen vaksin yang tidak benar.
“Akibat cold chain (rantai pendingin vaksin) Covid-19 tidak berfungsi baik, manajemen penggunaan vaksin di lapangan yang tidak tepat. Hal ini dapat terjadi karena tenaga pengelola tidak dilatih dengan baik sebelum vaksin didatangkan,” kata Aemilianus, dikutip dari salah satu media cetak harian.
Di waktu yang berbeda, Kadis Kesehatan TTU, Thomas Laka menjawab masalah vaksinisasi di TTU.
Thomas mengakui ada kerusakan vaksin di Puskesmas Maubesi, namun sudah diganti dengan vaksin yang baru. Dijelaskannya, penyebab kerusakan vaksin hanyalah pengaruh suhu.
“Pengaruh suhu saja, naik sampai 9 derajat celcius. Dan saat menerima laporan dari gudang farmasi bahwa ada vaksin rusak, kita langsung tarik kembali vaksin yang lama. Tanggal 2 Februari kita terima vaksin, disaksikan seluruh lintas sektor, ada TNI, Polri, Inspektorat. Tanggal 3 Februari kita ganti dengan vaksin yang baru dengan suhu standar 2 sampai 8 derajat celcius. Terkait masalah itu sudah kita komunikasikan dengan dinas Kesehatan provinsi”, jelas Kadinkes TTU, Thomas Laka kepada NTTOnlinenow.com di Kefamenanu, Senin (08/02/2021).
Keterangan Foto : Kadinkes TTU, Thomas Laka saat melakukan pemantauan masalah vaksinisasi.

