Pemkab Belu Bantu Perbaiki Kerusakan Rumah Korban Puting Beliung

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Pemerintahkan Kabupaten Belu siapkan anggaran untuk membantu memperbaiki belasan rumah warga di Dusun Salala, Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak yang rusak akibat dihantam angin puting beliuang beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan Pjs. Bupati Belu Zakarias Moruk kepada awak media usai kegiatan di susteran Atambua, Kamis (6/11/2020).

Akui dia, pasca kejadian tersebut pihaknya telah mendatangi lokasi di Dusun Salala guna melihat langsung kondisi belasan rumah milik korban yang rusak akibat bencana puting beliung.

“Kemarin sudah datangi lokasi bencana di dusun Salala, dan teman-teman dinas teknis lagi menghitung kerugian akibat kerusakan rumah warga karena puting Beliung,” jelas Moruk.

Dikatakan bahwa, kami (Pemkab) juga menyesuiakan dengan APBD karena perubahan APBD baru selesai evaluasi di Provinsi. “Setelah ada dokumennya baru kita bantu. Kita siap bantu,” tandas Pjs. Bupati Belu itu.

Terpisah, sesuai pendataan BPBD Kabupaten Belu tercatat 11 unit rumah yang rusak akibat diterpah puting beliung yang terjadi beberapa waktu lalu.



Terkait itu, Pemerintah telah memberikan bantuan logistik yang disalurkan pasca kejadian itu seperti, terpal, bahan makanan dan minuman dan peralatan rumah tangga.

“Selain bantuan logistik darurat, pemerintah juga akan melanjutkan dengan rehabilitasi rumah para korban. Hal ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Belu kepada korban bencana,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Belu, Balthasar Bouk, Rabu (28/10/2020) lalu.

Lanjut dia, pada Sabtu lalu pihaknya telah melaksanakan rapat dengan Pak penjabat bersama dengan Dinas PUPR. Inti pertemuan, pemerintah membantu mengurangi beban warga dengan membangun baru rumah yang rusak.

Dituturkan, BPBD saat ini tengah menghitung anggaran yang dibutuhkan pembangunan 11 unit rumah korban bencana. Setelah dihitung akan disampaikan kepada Pjs. Bupati Belu. Konteks Covid-19, bantuan bencana seperti ini tetap gunakan anggaran dari pos bantuan tak terduga yang ada di kas daerah.

Ditambahkan, stafnya telah turun ke lokasi untuk mendata lebih dalam lagi. Seandainya rumah 5×6 biayanya berapa supaya kita hitung dan kita sampaikan ke pak penjabat.