261 Pengendara Terjaring Operasi Patuh 2020 di Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Sebanyak 261 kendaraan baik roda dua maupun roda empat terjaring dalam operasi patuh turangga 2020 yang di gelar Polres Belu selama 14 hari.

Kegiatan operasi patuh turangga berlangsung selama 14 hari terhitung sejak tanggal 23 Juli sampai dengan 5 Agustus di wilayah Belu, Timor Barat perbatasan RI-RDTL.

“Selama 14 hari ini kurang lebih 261 kendaraan baik itu roda dua maupun empat yang kita jaring dalam operasi patuh,” ujar Kasat Lantas Polres Belu, AKP. Ruliyanto J.P. Pahroen ketika dihubungi media, Kamis (6/8/2020).

Meski demikian jelas Rully, untuk pelanggaran masih didominasi oleh kendaraan roda dua. Jenis pelanggaran yang dilakukan masih kaitan dengan kelengkapan surat-surat.

“Kemudian masalah helm, masih cukup banyak pengemudi roda dua yang tidak menggunakan helm jadi kita laksanakan tindak,” terang mantan Kasat Lantas Polres Sikka itu.



Adapun lanjut dia, untuk profesi pelanggar lalu lintas selama ini terjaring operasi patuh itu 80 persen karyawan swasta dan itu beragam. Kemudian pelajar banyak dari SMA, SMP juga banyak terjaring.

“Bahkan juga ada anak SD yang kita jaring dan kita bawa kesini memberikan pembinaan,” ungkap Rully.

Kemudian, untuk kecelakaan lalu lintas selama operasi hanya empat kejadian. Dibandingkan dengan tahun kemarin lebih satu kejadian tahun ini, tapi tidak ada korban meninggal hanya luka ringan.

Tambah Rulky, operasi patuh sudah selesai, tapi bukan berarti masyarakat juga mengandurkan kedisplinannya. “Tapi saya harap itu menjadi pemicu bagi masyarakat biar lebih tertib lagi,” pinta dia.

Tidak saja operasi, pihaknya juga fokus melaksanakan kegiatan rutin seperti sosialisasi, edukasi dan lainnya kaitan dengan tata tertib berlalulintas.

“Kepada seluruh warga Atambua umumnya Belu agar lebih tertib berlalulintas dan lebih peduli dengan keselamatan. Karena memang dipantau keselamatan itu barang yang lebih dikesampingan, padahal keselamatan itu wajib,” akhir Rully.