Marak Judi Sabung Ayam di Situasi Covid, Oknum Polisi Terlibat Malah Lolos dari Penggerebekan

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Beberapa oknum polisi di Kefamenanu kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), diduga terlibat judi sabung ayam, terlihat kabur meninggalkan arena judi yang digelar di bukit Bijaesunan kelurahan Tubuhue Kecamatan Kota Kefamenanu, Minggu (07/06/2020).

Anggota polisi yang diketahui bernama Bripka Yakob Tenis dan Kornelis alias Nelis dan beberapa temannya terlihat berhasil meloloskan diri sekitar pukul 16. 50 wita, saat penggerebekan dilakukan 8 anggota polisi dipimpin Kajaga Bripka Denis Manimau. Bripka Yakob Tenis saat meninggalkan lokasi judi, menggunakan mobil pribadi, Kijang Grand warna abu – abu.

Anehnya, oknum anggota yang terlibat judi berhasil meloloskan diri setelah dihampiri anggota yang bertugas di parkiran lokasi judi.

Sementara penjudi sabung ayam lainnya juga terlihat kocar kacir. Salah satu penjudi sabung ayam asal Kelurahan Maubesi kecamatan Insana Tengah Asip, ikut diloloskan setelah dirinya dan kendaraan ditahan salah satu anggota.

Dalam penggerebekan itu, polisi yang melakukan penggerebekan hanya berhasil menyita sejumlah kendaraan bermotor, 1 meja bola guling, beberapa ekor ayam Filipin yang diiikat pada masing – masing motor, sebagai barang bukti yang diamankan di Mapolres TTU.

Untuk diketahui, bahwa penggerebekan judi di dalam kota Kefamenanu sudah intens dimulai sejak Januari 2020 sebelum merebak kasus Corona (Covid – 19). Judi jenis kartu beromzet belasan hingga puluhan juta rupiah, ternyata masih terus digelar di rumah tertentu hingga pertengahan tahun 2020.

Namun ketiadaan BB seperti uang saat penggerebekan menjadi alasan utama sehingga para pelaku judi dilepas. Aksi judi itu kembali digelar di tempat yang berbeda dengan melibatkan oknum anggota polisi yang sama dengan penjudi lainnya. Sebut saja di KM 1 Kenari, dalam Kota Kefamenanu. Sejak para penjudi dan tiga oknum anggota RT, AN, dan FP tertangkap di kampung baru pada Januari lalu, semua aktifitas judi dialihkan ke Km 1 Kenari, Kefamenanu.

Keterangan Foto : Undangan judi sabung ayam.

Pantauan NTTONlinenow.com, beberapa lokasi judi sabung ayam dan judi bola guling ternyaman bagi para penjudi yakni, di bukit Bijaesunan lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) dan Naen kelurahan Tubuhue termasuk didalam kota di salah satu gudang toko di Naesleu.

Perjudian yang marak dan terkesan paksa diselenggarakan di tengah Pandemi Covid – 19 ini, mendatangkan beberapa penjudi dari kabupaten terdekat.

Perjudian jenis lain terus berlangsung di rumah salah satu warga di KM 1, Kenari dalam kota Kefamenanu. Beberapa kali dihimbau anggota untuk membubarkan diri namun tak pernah dihiraukan. Akhirnya pada minggu kedua Mei 2020 kembali dilakukan penggerebekan di rumah tersebut. Dalam penggerebekan itu, 1 unit motor milik oknum anggota polisi, FP dan 1 unit mobil milik anggora bernama Yolan yang sudah sering terciduk berjudi diamankan pihak Kepolisian Resort Timor Tengah Utara.

Selain oknum anggota polisi, salah satu pejabat Legislatif DN terpantau terlibat dalam perjudian yang berlangsung di rumah tersebut. 1 unit handphone milik pejabat inipun disita aparat sebagai BB.

Diduga, aksi judi yang rutin berlangsung hampir setiap minggu ini, terlaksana atas kerjasama yang baik dari berbagai pihak.

Pantauan media di beberapa lokasi judi, untuk judi sabung ayam dikoordinir oleh orang yang sama dan undangan melalui SMS berantai dikirim oleh YN.

Peran YN diketahui sejak dulu, sebagai yang berkoordinasi dengan oknum anggota polisi maupun TNI guna kelancaran aktifitas judi, yang berkaitan dengan keamanan di seputaran lokasi judi.

Hingga berita ini diturunkan, kasus perjudian tersebut masih dalam pengembangan penyidik.